Garut, discoverynews.id 10 April 2026 – Upaya penanganan sampah di kawasan wisata terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Bank Sampah Berkah Motekar bersama Paguyuban Pengelola Sampah Pantai Karang Papak menggelar koordinasi untuk memperkuat pengelolaan sampah di wilayah pesisir dan pemukiman wisata.
Ketua Bank Sampah Berkah Motekar, Hj. Deni Misbah, menyampaikan bahwa persoalan sampah di kawasan wisata harus disikapi secara positif dengan langkah nyata. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya mencari solusi atas keluhan masyarakat terkait kebersihan lingkungan.
Dalam pertemuan tersebut, pengelola sampah wisata Pantai Karang Papak berdialog dan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna membangun kolaborasi teknis dalam mengantisipasi penumpukan sampah, khususnya yang berasal dari penginapan dan pemukiman yang sering dikunjungi wisatawan.
“Alhamdulillah, dengan adanya kolaborasi ini diharapkan penanganan sampah dapat berjalan sesuai prosedur dan lebih terarah,” ujarnya.
Namun demikian, pihak pengelola mengungkapkan bahwa hingga saat ini pengolahan sampah masih dilakukan secara manual, mulai dari pemilahan hingga proses fermentasi antara sampah organik dan non-organik.
Mereka juga berharap adanya dukungan dari berbagai unsur, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, dalam bentuk bantuan fasilitas dan peralatan. Usulan tersebut, menurut mereka, telah beberapa kali diajukan namun belum mendapatkan realisasi.
Dengan adanya arahan dan instruksi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait penanganan sampah, diharapkan DLH dapat lebih serius dalam memberikan perhatian kepada masyarakat maupun organisasi yang aktif dalam pengelolaan sampah.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di kawasan wisata Pantai Karang Papak.
Abah yaya












