Nias Barat, Discoverynews.id – Program Makan Bergizi (MBG) di SMP Negeri 1 Mandehe, Kecamatan Mandehe, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial dan berbagai media online.
Sejumlah warganet menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap program tersebut. Bahkan, sebagian masyarakat mengungkapkan penolakan dengan alasan keselamatan anak-anak.
Mereka berharap program MBG dihentikan sementara agar tidak menimbulkan korban, serta mengusulkan agar bantuan tersebut dialihkan dalam bentuk uang.

Menanggapi hal tersebut, media melakukan konfirmasi kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias Barat, Khamozaro Halawa, pada Minggu (12/04/2026) melalui pesan WhatsApp. Dalam keterangannya, ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program MBG.
“Kami meminta kepada pengawas MBG agar menghimbau pemilik dapur penyedia makanan untuk ditindak tegas jika ditemukan pelanggaran. Harus ada peringatan dan teguran dari pihak Badan Pengawas Makanan Bergizi di Nias Barat,” tegasnya.
Khamozaro juga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Ia menekankan agar Badan Pengawas MBG segera mengambil langkah cepat dengan memberikan teguran kepada pihak penyedia makanan.
“Hal ini penting agar ke depan tidak ada lagi korban di kalangan anak sekolah di Nias Barat. Semua harus berjalan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku di bawah pengawasan Badan Gizi Nasional Republik Indonesia,” pungkasnya.
(Redaksi Sumut)
Berita Terkait












