🎵 Discovery News Theme Song

Warga Masyarakat dan Pemdes Ngringin Gelar Nyadran Untuk Menjaga,Melestarikan Adat dan Budaya Warisan Leluhur

Iklan Live Streaming Nonton Live Streaming Di Sini!

Nganjuk,Discoverynews.co.id – Adat budaya atau tradisi warisan leluhur wajib kita jaga dan dilestarikan karena hal tersebut sangat luhur nilai.Seperti yang ada di Desa Ngringin,Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk.Adat,budaya dan tradisi tetap terjaga dan dilestarikan oleh warga masyarakatnya.Pada Senin(25/5/2026) pemerintah desa dan warga masyarakat Ngringin serta seluruh elemen masyarakat bersatu hati berkumpul, menggelar tradisi Nyadran atau yang dikenal juga dengan Sedekah Desa.Acara yang dilaksanakan setiap tahun ini merupakan sebuah warisan turun-temurun bagi warga Desa Ngringin.

Dalam perayaan tahun ini terasa begitu istimewa,dikemas lebih meriah dan lengkap daripada pelaksanaan tahun lalu.Rangkaian acara kegiatan tak hanya berpusat pada doa bersama dan ziarah ke tempat-tempat leluhur,tapi juga diisi beragam pertunjukan seni budaya yang memikat hati dan memanjakan hati warga desa yang hadir.Mulai dari pertunjukan Wayang Krucil,tarian tradisional Langen Bekso (tayub) hingga puncak acara berupa pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk.

Suasana gembira penuh sukacita dan berbalut rasa kekeluargaan sangat terasa dalam prosesi acara nyadran tersebut.Kegiatan diawali dengan arak-arakan adat yang berjalan semarak sepanjang jalan desa,dengan diiringi penampilan drumband dari para siswa Sekolah Dasar serta atraksi barongsai yang lincah, mengundang antusias warga yang berbondong-bondong untuk hadir dan menyaksikan prosesi nyadran di desa Ngringin tersebut.

Rombongan prosesi adat kemudian bergerak mengunjungi tiga lokasi sakral yang sangat dihormati warga masyarakat desa yaitu Punden Gempol,Punden Ngringin dan Punden Sumberejo.Ketiga tempat tersebut dipercaya dan diyakini masyarakat sebagai cikal bakal desa ngringin atau lokasi awal pembukaan dan pendirian Desa Ngringin sejak ratusan tahun silam. Ditempat tersebut doa bersama dipanjatkan dengan khusyuk sebagai bentuk rasa syukur atas berkah Tuhan, keselamatan warga, serta rejeki dan nikmat yang berupa hasil bumi yang melimpah yang telah dinikmati bersama.

Kepala Desa (kades) Ngringin,Ika Agustina S,Pd mengungkapkan bahwa tradisi Nyadran adalah identitas utama yang tak boleh luntur atau hilang ditelan zaman.Bagi seluruh warga,kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka,melainkan sarana paling efektif untuk mempererat persaudaraan sekaligus mengingatkan kembali jati diri sebagai masyarakat yang menghargai dan mencintai warisan masa lalu.

“Nyadran adalah cara tulus kita bersyukur sekaligus merawat apa yang telah diwariskans para pendiri desa terdahulu.Di momen inilah kita belajar untuk saling berbagi,bersatu padu dan saling menguatkan satu sama lain.Nilai inilah yang membuat Desa Ngringin tetap kokoh,damai dan harmonis hingga saat ini,”jelas Ika.

Kemeriahan acara tersebut berlanjut sepanjang hari hingga larut malam. Di kawasan Punden Dusun Ngringin,warga disuguhi pertunjukan Wayang Krucil yang menghibur,sementara tarian Langen Bekso digelar secara bergantian di kediaman Sekretaris Desa (sekdes) dan Kepala Dusun(kasun) Gempol.Puncak acara tersebut yaitu malam harinya.Seluruh warga desa berkumpul di Balai Desa untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang akan dipentaskan.

Dalam acara nyadran ini,turut hadir untuk memeriahkan sekaligus memberikan dukungan penuh yakni Wakil Bupati Nganjuk Try Handy didampingi jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Lengkong,para tokoh masyarakat,serta tamu undangan dari desa tetangga. Dalam sambutannya, Try Handy menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi dan kekaguman atas kekompakan warga Ngringin yang mampu menjaga tradisi tetap hidup,indah dan relevan di tengah zaman yang terus berubah dengan cepat.
“Banyak tradisi berharga yang perlahan mulai pudar bahkan hilang di tempat lain,namun justru di Ngringin tradisi ini semakin bersinar dan terjaga baik.Ini adalah bukti nyata bahwa budaya adalah kekuatan pemersatu yang luar biasa.Nyadran adalah kebanggaan kita semua,aset berharga Kabupaten Nganjuk yang wajib terus dijaga,dikembangkan dan diwariskan ke anak cucu kita nanti,”tandas Wakil Bupati Nganjuk Try Handy.
(Prs)


Iklan Jasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *