oleh

Iran Tembakkan Rudal ke Dua Pangkalan Udara Israel, Ketegangan Timur Tengah Kembali Memanas

DiscoveryNews.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran meluncurkan serangan rudal yang menargetkan dua pangkalan udara utama Israel pada Senin (8/6/2026). Otoritas Iran menyatakan sasaran serangan tersebut adalah Pangkalan Udara Nevatim di Gurun Negev, Israel selatan, dan Pangkalan Udara Tel Nof yang berada di wilayah tengah Israel.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebut operasi itu dilakukan sebagai respons atas serangan Israel terhadap sejumlah fasilitas radar di wilayah Iran. Menurut pernyataan resmi yang dikutip AFP, serangan tersebut merupakan aksi balasan atas apa yang disebut Teheran sebagai agresi militer Israel terhadap wilayahnya.

Militer Israel (IDF) mengklaim seluruh rudal yang ditembakkan Iran berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara sebelum mencapai target. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan besar akibat serangan tersebut.

Eskalasi terbaru ini terjadi hanya beberapa jam setelah Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk fasilitas petrokimia di Mahshahr, Provinsi Khuzestan, Iran barat daya. Serangan Israel disebut sebagai balasan atas rentetan rudal Iran yang diluncurkan sehari sebelumnya.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya telah menyerukan kedua pihak untuk menahan diri dan menghindari aksi balasan yang dapat memperluas konflik. Namun, seruan tersebut tampaknya belum mampu meredam ketegangan antara kedua negara yang terus saling serang dalam beberapa hari terakhir.

Pengamat internasional menilai konflik yang kembali memanas ini berpotensi memperburuk stabilitas kawasan Timur Tengah, terutama setelah gencatan senjata yang diberlakukan pada April lalu mulai menunjukkan tanda-tanda keretakan.

Lokasi kejadian: Israel dan Iran
Tanggal: Senin, 8 Juni 2026
Sumber: AFP, Detikcom, Reuters.

Komentar