GARUT DISCOVERYNEWS.ID – Ratusan warga memadati jalan-jalan di Desa Tegallega, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, dalam kegiatan pawai obor untuk memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang jatuh pada Selasa, 15 Juni 2026. Pawai berlangsung meriah dan penuh khidmat dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat desa. Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama, 1 Muharram 1448 H diperingati pada 16 Juni 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai organisasi dan elemen masyarakat, mulai dari Pemerintah Desa Tegallega, Majelis Ulama Indonesia (MUI), para pemuda dan santri, tokoh agama, hingga masyarakat umum. Dengan membawa obor dan lantunan shalawat, peserta berjalan mengelilingi sejumlah ruas jalan desa sebagai bentuk syiar Islam dan ungkapan rasa syukur menyambut tahun baru Hijriah.
https://vt.tiktok.com/ZSQqL6rBq/
Kepala Desa Tegallega bersama perangkat desa turut hadir dan berjalan bersama masyarakat. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan pemerintah desa terhadap kegiatan keagamaan yang bertujuan memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan warga.
Suasana malam peringatan 1 Muharram tampak semarak. Cahaya obor yang menyala sepanjang rute pawai menciptakan pemandangan yang indah sekaligus mengingatkan masyarakat akan semangat hijrah Rasulullah SAW yang menjadi tonggak penanggalan Islam. Momentum Tahun Baru Islam juga menjadi sarana refleksi dan muhasabah bagi umat Muslim untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang baru.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan pawai obor tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap ajaran Islam semakin tumbuh di tengah masyarakat.
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Desa Tegallega berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari syiar Islam dan tradisi positif yang mempererat tali silaturahmi antarwarga.












Komentar