Kupang, 19 Juni 2026 – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia GMKI Cabang Kupang berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia HIPMI menggelar Workshop Ekonomi Kreatif di Aula Ballroom Komodo, Kantor DPD RI Perwakilan NTT, Kamis 19/6/2026.
Kegiatan ini jadi “Laboratorium Kader” GMKI untuk membekali mahasiswa dan pemuda Kupang dengan skill serta mindset wirausaha yang relevan di era digital.
Mengusung tema
“Penguatan Kapasitas UMKM melalui Digitalisasi dan Manajemen Usaha Berkelanjutan”, workshop menghadirkan pemateri dari HIPMI yang merupakan pelaku usaha langsung.
Penanggung Jawab Program, Donal Finit, dalam opening speech menyampaikan keresahan yang melatarbelakangi kegiatan ini: banyak pemuda punya ide kreatif, tapi bingung mulai dari mana.
“Kami mau kader GMKI bukan cuma jadi pencari kerja. Kami mau cetak pencipta lapangan kerja. Ekonomi kreatif itu jalan yang realistis untuk anak muda NTT,” ujar Donal.
Sementara itu, Ketua Komisi X Bidang Koperasi & UMKM HIPMI, Stephen S. Detaq, menekankan pentingnya kolaborasi untuk mencetak pengusaha muda era digital.
“HIPMI siap jadi jembatan. Ide-ide kalian jangan mati di kertas. Yang kami butuh sekarang bukan cuma sarjana, tapi sarjana yang berani ambil risiko jadi pengusaha,” tegasnya.
Dalam pemaparan materi, HIPMI menekankan 3 poin kunci wirausaha: kesiapan mental, analisis lapangan, dan ide kreatif yang selangkah lebih maju.
“Banyak orang punya ide wirausaha tapi tidak punya mental untuk memulai. Daya analisis lapangan serta ide kreatif harus selangkah lebih jauh dari orang lain,” kata Stephen.
Peserta yang hadir adalah kader GMKI Cabang Kupang perwakilan dari 17 komisariat. Materi yang dibahas mulai dari identifikasi peluang usaha, branding produk lokal, akses permodalan, hingga digital marketing.
Salah satu peserta, Dever Tamonob dari Komisariat Kanaan, mengaku mendapat gambaran jelas tentang persiapan menjadi pengusaha muda.
“Jujur saya saat ini menekuni Pendidikan Agama Kristen di IAKN Kupang. Baru hari ini saya dapat gambaran jelas bagaimana harus mempersiapkan diri dan ide untuk jadi pengusaha muda. Saya sangat berterima kasih,” ungkapnya.
Dever juga menitipkan harapan agar HIPMI NTT membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda, khususnya kader GMKI, untuk akses pemahaman lanjutan soal UMKM.
“Saya berharap HIPMI bisa memfasilitasi kami agar bisa juga menjadi pengusaha muda di era digital ini,” ujar Dever.
GMKI Kupang menegaskan workshop ini bukan acara seremonial. Ke depan akan ada program lanjutan berupa pendampingan, inkubasi bisnis, dan akses ke jaringan HIPMI bagi peserta yang serius.
“Ekonomi kreatif bukan tren. Ini masa depan. Kalau anak muda Kupang tidak mulai dari sekarang, kapan lagi?” kata Andraviani, Ketua GMKI Cabang Kupang.
Tentang GMKI Cabang Kupang
GMKI Cabang Kupang adalah organisasi kemahasiswaan berbasis iman Kristen yang fokus pada kaderisasi, pengabdian, dan pemberdayaan pemuda.(Red)












Komentar