Kupang, 21 Juni 2026 – Program Studi Kepemimpinan Kristen Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang resmi menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) di Lobi Pascasarjana IAKN Kupang, Sabtu 20/6/2026.
Mengusung tema “Character, Competence, and Calling” kegiatan selama 3 jam ini membekali mahasiswa calon pemimpin Kristen dengan fondasi karakter, kompetensi, dan kesadaran panggilan hidup.
Hadir sebagai pemateri, Agustinus Rikarno, S.Fil., M.I.Kom selaku Ketua Yayasan Cakrawala NTT membawakan materi Leadership Skills and Communication. Pemateri kedua, Debby Y. Mada, M.Th membawakan materi Discovering Calling and Purpose.
Agustinus yang akrab disapa Gusti menegaskan pemimpin Kristen sejati harus punya 3 kualitas utama.
“Pemimpin Kristen yang sejati adalah pemimpin yang memiliki integritas, keteladanan, dan komunikatif. Kepemimpinan adalah proses belajar yang harus terus diasah lewat pengalaman, kerja sama, tanggung jawab, serta kemauan melayani sesama,” ungkapnya.
Ia mendorong mahasiswa berani ambil peran, kembangkan potensi diri, dan gunakan kemampuan untuk berdampak positif bagi lingkungan.
Senada dengan itu, Debby Y. Mada menekankan setiap orang punya panggilan dan tujuan hidup unik yang ditemukan lewat pengenalan diri, pertumbuhan karakter, dan relasi dengan Tuhan.
“Menemukan panggilan bukan hanya soal pilih profesi. Tapi soal memahami makna keberadaan diri dan bagaimana talenta dipakai untuk melayani sesama. Karakter kuat, kompetensi yang terus diasah, dan kesadaran panggilan adalah fondasi generasi muda hadapi tantangan zaman,” tegas Debby.
Antusiasme peserta terlihat dari Nofri Sio, salah satu mahasiswa peserta. Ia menyebut LDKM menambah bekal spiritual, intelektual, dan emosional yang penting di era serba teknologi.
“Di era serba teknologi ini pemuda Kristen patut dibekali spiritual, intelektual, dan emosional lewat kegiatan seperti ini. Saya senang karena kami diberi ruang untuk berimplementasi, bukan hanya duduk dengar materi,” ujar Nofri.
Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut agar pembinaan spiritual mahasiswa Kristen konsisten terjaga.
Sementara itu, Yusmina E. Hauoni, Ph.D selaku dosen pengampu mata kuliah LDKM dalam opening speech berharap mahasiswa mampu mengintegrasikan karakter Kristus dengan kompetensi handal.
“Saya berharap kegiatan ini dimaknai sebagai sarana pembentukan karakter. Karakter yang meneladani Yesus Kristus,” tutup Yusmina.







Komentar