Kupang, 21 Juni 2026 – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia(GMKI) Cabang Kupang konsisten cetak pengusaha muda era digital. Setelah workshop ekonomi kreatif GMKI langsung menilai & memilih produk UMKM karya kader dari 17 komisariat, Sabtu 20/6/2026.
Workshop ini tak hanya menghadirkan pemateri dari HIPMI NTT, tapi juga pelaku UMKM Kupang sebagai mentor langsung. Hadir Citra Bratawijaya selaku Manajer Produksi & Pengembangan Usaha PT Mimo Sehat Sejahtera dan Rehany Moy, Founder Smooth Moves yang membagikan pengalaman nyata membangun usaha.
Citra Bratawijaya membawakan materi “Trik Membangun Tim yang Solid” Ia menekankan 3 kunci tim solid: Berani singkirkan ego, utamakan kepentingan bersama, dan jadikan visi arah yang tak tergoyahkan.
“Tim yang berani hidup dalam kesatuan dan kerendahan hati akan tumbuh jadi tim solid, berkinerja tinggi, dan meninggalkan jejak berarti,” tegasnya.
Sementara Rehany Moy mengangkat materi “Strategi Marketing” dengan topik “Memulai Sebelum Sempurna”. Ia mendorong kader GMKI jangan tunggu produk 100% jadi baru jualan.
“Jika mau memulai usaha jangan lama-lama harus eksekusi cepat agar evaluasi di lapangan itu lebih penting”. Pungkasnya

Workshop hari ini tak berhenti di teori. Bukti keseriusan kader GMKI Kupang: mereka membawa langsung hasil karya kerajinan tangan, olahan makanan, dan produk kreatif lain sebagai modal awal usaha pasca-workshop.
Produk dari komisariat se-Cabang GMKI Kupang sangat beragam:
1. Komisariat Salam: Sambal 3 Varian_Sambal Ebi, Sambal Mata, Sambal Teri Medan, ada juga Kokodema & baju komisariat
2. Komisariat Galilea: Abon Ikan Tuna
3. Komisariat STIM: Mok Ajaib
4. Komisariat Paulus: Kacang Telur
5. Komisariat Taurat: Gantungan Kunci & Stiker GMKI
6. Komisariat Teologi: Tempat Pensil daur ulang sampah & tali jerami, gantungan kunci logo GMKI
7. Komisariat FKM: Bolu Kukus Bayam
8. Komisariat Rasul: Burjo, Tas Bag, Gantungan Kunci, Baju
9. Komisariat Hagai: Jagung Bunga + String Art
10. Komisariat Talenta: Kopi Humba
11. Komisariat Nuh: Minyak Kelapa Murni

Semua produk diidentifikasi dan dinilai langsung oleh Ketua Bidang Organisasi BPC GMKI Kupang bersama Rehany Moy dari Smooth Moves. Hasilnya, 5 komisariat dinilai layak melanjutkan kerja ekonomi kreatif sebagai “ATM Komisariat”.

5 Besar Produk Terpilih:
Produk 1: Sambal 3 Varian dari Komisariat Salam.
Produk 2: Minyak Kelapa Murni dari komisariat Nuh
Produk 3: String Art & Jagung Bunga dari Komisariat Hagai.
Produk 4: Abon Ikan Tuna dari komisariat Galilea
Produk 5: Daur Ulang bahan bekas sedotan, stik, Tali jerami jadi tempat simpan alat tulis serta Gantungan Kunci.
GMKI Kupang menegaskan workshop ini adalah awal, bukan akhir. Ke depan 5 tim terpilih akan dapat pendampingan intensif, inkubasi bisnis, dan akses ke jaringan HIPMI agar produk benar-benar jadi mesin ekonomi komisariat.
“Workshop selesai, bisnis harus jalan. Kami mau kader GMKI jadi pencipta lapangan kerja, bukan pencari kerja. Sebagai bentuk keseriusan kami BPC fasilitasi 5 kelompok terpilih ini dengan modal awal”. tegas BPC GMKI Kupang.







Komentar