Mandau, Bengkalis Discoverynews.id — Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, terus dilakukan secara maksimal. Camat Mandau turun langsung ke lokasi untuk memimpin koordinasi penanganan bersama tim gabungan, sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mengendalikan kebakaran agar tidak meluas.
Dalam operasi pemadaman tersebut, tiga unit helikopter dikerahkan untuk melakukan water bombing di sejumlah titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Dukungan udara ini menjadi langkah strategis guna mempercepat proses pemadaman sekaligus meminimalkan risiko meluasnya kebakaran.
Selain helikopter, personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Damkar, perusahaan sekitar, serta relawan bahu-membahu memadamkan api. Mereka bekerja tanpa henti di tengah medan yang berat dan cuaca yang cukup menantang.
Camat Mandau menegaskan bahwa sinergi seluruh pihak menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman karhutla. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang lebih besar dan berdampak terhadap kesehatan maupun lingkungan.
“Pencegahan adalah langkah terbaik. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujarnya.
Hingga saat ini, proses pemadaman dan pendinginan masih terus berlangsung. Petugas juga melakukan pemantauan intensif untuk memastikan tidak ada titik api baru yang muncul.
Pemerintah Kecamatan Mandau berharap kerja sama seluruh elemen masyarakat dapat mempercepat penanganan karhutla sekaligus menjaga kualitas udara dan keselamatan warga di wilayah Kecamatan Mandau.
Pembawa berita (ipah)













Komentar