LAMONGAN discoverynews.id Keprihatinan kembali melanda warga Kecamatan Sarirejo. Sebuah tempat usaha warung es buah milik Mbak Nur yang berlokasi di Jalan Raya Sindujaya, Dusun Mlaten, Desa Kedungkumpul, kecamatan Sarirejo, kabupaten Lamongan.menjadi sasaran kejahatan pembobolan yang menimbulkan kerugian cukup besar. Peristiwa ini diduga terjadi pada Jumat dini hari, 31 Juli 2026, tepatnya sekitar pukul 01.30 WIB saat suasana sepi dan warga sedang beristirahat.
Kronologi bermula ketika Mbak Nur yang saat itu berada di rumah, tiba-tiba mendapat kabar bahwa pintu usahanya terbuka lebar. Dengan perasaan cemas, ia segera bergegas menuju lokasi dan mendapati pintu depan warung sudah rusak parah akibat dicongkel paksa oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Begitu masuk dan memeriksa bagian dalam, kekecewaan dan kekhawatiran semakin menjadi. Sejumlah uang tunai senilai sekitar Rp2.000.000 yang disimpan rapi di dalam dompet dan diselipkan di antara tumpukan kardus baju di ruang belakang, sudah hilang tak bersisa.(1/8/2026)
“Saya sangat terkejut dan sedih sekali. Uang itu adalah hasil jualan saya selama beberapa hari yang belum sempat saya setor. Saya kira aman disimpan di situ, ternyata sudah dibawa orang lain. Rasanya berat sekali, itu semua hasil kerja keras saya,” ungkap Mbak Nur dengan nada haru.
Kejadian ini baru dilaporkan secara resmi kepada pihak berwenang pada keesokan harinya, Sabtu (1/8/2026), setelah Mbak Nur terlebih dahulu memberitahukan peristiwa tersebut kepada Kepala Dusun setempat selaku saksi. Total kerugian yang ditanggung pemilik usaha akibat ulah pelaku diperkirakan mencapai Rp2 juta.
Merespons cepat laporan warga, tim penyidik Polsek Sarirejo segera diterjunkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Peninjauan dan proses lidik dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim, Aiptu Wiyata BP.SH, bersama tim KSPKT beserta anggota. Petugas bekerja dengan sangat teliti memeriksa setiap sudut, mengumpulkan jejak-jejak fisik, serta menggali keterangan dari saksi dan Mbak Nur selaku pemilik usaha untuk mengungkap siapa pelaku di balik peristiwa ini.
Kepala Polsek Sarirejo, IPTU MOCH. SOKEP, S.H., menegaskan bahwa pihaknya menanggapi serius kejadian ini. “Kami pastikan tidak ada pelaku kejahatan yang bisa lepas dari jerat hukum. Saat ini tim sudah bekerja maksimal mulai dari pemeriksaan TKP hingga pelacakan. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada, mengunci rapat tempat usaha maupun rumah, dan jangan ragu segera melapor jika melihat sesuatu yang mencurigakan di lingkungan sekitar,” ujar IPTU MOCH. SOKEP, S.H.
- Hingga berita ini diturunkan, identitas dan motif pelaku belum diketahui secara pasti. Penyelidikan masih terus berjalan secara intensif demi mengungkap kebenaran dan memulihkan rasa aman masyarakat.(Iswt)











Komentar