KALBAR | SINGKAWANG. Discoverynews – Pada Senin pagi tanggal 3 Agustus pukul 06.00 WIB, suasana tenang di kawasan Jalan BKLI (Ko Pi San), Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan mendadak berubah menjadi panggung drama kriminal yang mencekam. Seorang pria paruh baya berinisial AL yang berusia 54 tahun ditemukan tak bernyawa dengan posisi duduk tersender di teras depan rumahnya sendiri. Apa yang semula disangka sebagai seseorang yang sedang beristirahat menikmati udara pagi dengan cepat berubah menjadi penyelidikan kasus penembakan yang membingungkan pihak kepolisian.
Kejadian berdarah ini pertama kali terungkap ketika seorang pedagang ayam melangkah menuju kediaman AL sekitar pukul 06.00 WIB untuk mengantarkan pesanan rutin. Alih-alih disambut dengan sapaan hangat dari pemilik rumah, sang pengantar ayam justru dihadapkan pada pemandangan yang menggiriskan. Tubuh AL terkulai kaku dan tidak bergerak sama sekali dengan bercak darah yang membekas pada pakaian di bagian dada depannya. Sontak saksi mata yang terkejut langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar untuk melarikan korban ke fasilitas kesehatan terdekat, namun takdir berkata lain karena nyawa AL tak sempat tertolong saat tiba di sana.
Kapolres Singkawang AKBP Dody mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara serta menginterogasi sejumlah saksi kunci. Dari hasil pemeriksaan saksi yang pertama kali menemukan korban, terungkap sebuah petunjuk krusial yang menambah misteri tragedi ini. Saksi mengaku sempat melihat seorang pria tak dikenal berlari kencang ke arah berlawanan dari posisi korban sambil membawa sebuah senapan angin di tangannya tepat di sekitar jam terjadinya peristiwa tersebut.
Dugaan tindak kejahatan makin diperkuat oleh hasil pemeriksaan medis awal pada tubuh korban. Tim penyidik kepolisian menemukan adanya luka tembak fatal di bagian dada sebelah kiri korban, tepatnya di area vital sekitar jantung. Hingga saat ini tim Satreskrim Polres Singkawang masih terus bekerja keras mengumpulkan bukti materiil di lokasi serta memperdalam keterangan para saksi untuk merangkai potongan teka-teki, mencari tahu siapa sosok misterius berdarah dingin tersebut dan apa motif sebenarnya di balik penembakan tragis ini.
(Tim/Red)













Komentar