Kupang, 04 Agustus 2026., DiscoveryNewsId_
Menanggapi keresahan warga terkait mandeknya pembangunan kantor desa, Kepala Desa Oemolo, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, Kornelis Babis, S.IP akhirnya memberikan klarifikasi. Senin, 04/08/2026.
Kades membenarkan bahwa pembangunan kantor desa sudah berjalan sekitar 1 tahun. Menurutnya, kemandekan terjadi karena sumber dana berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) yang pencairannya dilakukan bertahap oleh Pemerintah Kabupaten Kupang.
“Benar bahwa pembangunan ini sudah berjalan selama 1 tahun dan kita tidak menentukan waktu/target pembangunan ini selesai karena kita menyesuaikan dengan dana yang diterima karena ini sumber dari ADD sehingga pencairannya itu bertahap.” ujar Kades.
Terkait pagu anggaran sebesar Rp. 147.802.000, Kornelis menegaskan dana tersebut murni bersumber dari ADD tahun 2025, bukan dari Dana Desa.
“Sampai saat ini dana yang sudah cair sesuai RAB yang tertera pada papan informasi dan digunakan untuk Fondasi, Tembok, Atap, Plester dan kini menanti pencairan dana tahun ini agar bisa melanjutkan pemasangan Plafon dan Keramik.” jelasnya.
Lebih lanjut, Kades menyatakan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan. Namun ia mengaku belum bisa memastikan kapan selesai.
“Kami menanti pencairan ADD tahun ini. Jika cair maka kami akan melanjutkan pekerjaan. Kami juga memang tidak memiliki target waktu dalam pekerjaan kantor desa ini. Pelayanan sementara kami lakukan di gedung kantor yang lama itu bukan Balai dusun.” tegasnya.
Menanggapi tuntutan transparansi dari warga, Kades Oemolo menyatakan pihaknya terbuka untuk diaudit kapan saja.
“Semua penggunaan dana ada LPJ dan bukti belanjanya. Silahkan masyarakat atau BPD kapan saja ingin melihat. Kami juga akan perbaharui papan informasi proyek agar lebih jelas,” tutup Kades.
Sebelumnya, warga Desa Oemolo resah karena pembangunan kantor desa yang menelan anggaran ratusan juta tersebut sudah berjalan 1 tahun namun belum rampung, sehingga pelayanan terpaksa dilakukan di tempat lain.










Komentar