Gresik – General PT PLN (Persero) UID Jawa Timur (Jatim) Eric Rossi Priyo Nugroho memilih bungkam ketika dikonfirmasi terkait kasus ambruknya 10 Tiang listrik di sepanjang jalan raya setelah Jembatan Manyar menuju kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik pada Jumat pagi (7/8/2028).
Sikap seolah menjadi gambaran masa bodoh pejabat PLN yang pernah dicopot saat menjabat GM PLN UID Bali tersebut. Apalagi pertanyaan yang dikirim lewat pesan singkat WhatsApp itu sudah dibacanya yang dibuktikan dengan dua centang biru.
Padahal dalam insiden tersebut, selain merusak truk dan alat berat milik pelaksana proyek pelebaran jalan yang berada di lokasi, seorang warga juga dikabarkan terluka akibat tertimpa tiang listrik.
Sementara, hingga kini belum ada pengganti Manager PLN UP3 Gresik sejak pejabat lama Suhandopo pindah karena mendapat promosi jabatan menjadi Senior Manajer di Kalimantan.
Seperti diketahui, 10 tiang listrik yang berjejer di sepanjang jalan raya mulai dari Jembatan Manyar menuju kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik, Jumat pagi ambruk.
Menurut informasi, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.45 WIB itu, turut memakan korban warga sekitar hingga mengalami luka-luka dan sempat memicu kemacetan arus lalu lintas akibat tiang-tiang yang roboh juga menutup sebagian badan jalan.
Kapolsek Manyar Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin mengatakan bahwa petugas telah melakukan evakuasi dan mengumpulkan informasi dari para saksi di lokasi.
Dijelaskannya juga, peristiwa itu diketahui ketika terdengar suara dentuman keras di sekitar lokasi penggalian. Ternyata dentuman itu berasal dari sejumlah tiang listrik yang roboh dan menimpa kendaraan proyek.
“Ada 10 tiang listrik yang roboh ke jalan dan mengenai tiga unit kendaraan roda empat dan satu unit roda 10 yang sedang parkir,” tuturnya.
Selain itu, seorang sopir bernama Gatot Subronto dilaporkan terluka akibat terkena hempasan kabel listrik. Saat itu, sopir asal Sidoarjo itu diketahui sedang membersihkan molen yang baru saja menurunkan semen.
“Korban tersebut mengalami luka, dan dievakuasi ke RS Fatma Medika untuk mendapat penanganan medis,” ucapnya.
Tak lama setelah kejadian, petugas kepolisian langsung turun tangan melakukan evakuasi tiang-tiang yang roboh bersama pihak terkait. Sekaligus melakukan pengaturan lalu lintas, untuk mengurai kemacetan.
“Untuk pengembangan nanti kami sampaikan kembali, mohon waktu,” tandasnya









Komentar