LUMAJANG, Discoverynews.id – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, berlangsung dengan penuh kemeriahan melalui gelaran karnaval budaya yang diselenggarakan tepat pada hari puncak peringatan nasional, Senin (17/8/2026).
Penyelenggaraan pawai yang secara konsisten dilaksanakan bertepatan dengan tanggal 17 Agustus tersebut telah menjadi tradisi khas Desa Penanggal. Hal ini dilakukan guna menegaskan nilai historis dan sakralnya momen proklamasi, sekaligus memelihara antusiasme serta semangat kebangsaan warga setempat secara berkelanjutan.
Rute parade budaya sepanjang dua kilometer, yang membentang dari depan Balai Desa Penanggal hingga garis finis di Dusun Wonosari, dipadati oleh para peserta dan ribuan penonton. Sebanyak 31 kontingen tampil unjuk kebolehan, mengolaborasikan partisipasi aktif dari 6 lembaga pendidikan serta 25 perwakilan rukun warga (RW) di wilayah Desa Penanggal.
Kepala Desa Penanggal, Cik Ono, S.H., menegaskan bahwa keberhasilan agenda tahunan ini tidak terlepas dari tingginya aspirasi serta partisipasi swadaya masyarakat dalam merawat kebudayaan daerah. Atas tingginya animo warga, Pemerintah Desa Penanggal menyatakan kesiapan penuh untuk terus mengagendakan serta memfasilitasi kegiatan perayaan ini secara berkelanjutan di masa mendatang.
“Kegiatan karnaval ini merupakan wujud nyata aspirasi dan partisipasi aktif masyarakat. Kami dari jajaran pemerintah desa mendukung penuh tradisi positif ini dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta serta unsur Forkopimca Candipuro yang telah memberikan pengawalan secara langsung di lapangan. Pemdes Penanggal berkomitmen penuh untuk siap menyelenggarakan karnaval budaya ini setiap tahunnya sebagai agenda resmi desa demi memelihara tradisi luhur dan menyalurkan kreativitas warga,” tegas Cik Ono.
Rangkaian atraksi seni dibuka secara resmi oleh peserta nomor urut 01 dari siswa MI Nurul Islam Penanggal. Penampilan pembuka tersebut menyajikan Tari Ki Ageng Serang, sebuah pertunjukan tari kolosal yang memvisualisasikan ketangguhan, keberanian, dan perlawanan pahlawan wanita dalam mengusir penjajah dari tanah air.
Gelaran karnaval budaya dalam rangka HUT ke-81 RI di Desa Penanggal tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan rakyat semata, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mempererat persatuan serta melestarikan nilai-nilai sejarah pergerakan kemerdekaan. Tingginya kesadaran swadaya masyarakat yang bersinergi dengan komitmen Pemerintah Desa Penanggal untuk menjadikannya agenda tahunan permanen membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa dan warga mampu menciptakan tradisi kebudayaan yang berkelanjutan, tertib, serta bernilai historis tinggi.











Komentar