DISCOVERYNEWS.ID — Bengkoang bukan hanya menyegarkan saat dikonsumsi sebagai rujak atau camilan. Umbi berwarna putih ini juga memiliki beragam kandungan nutrisi yang dapat mendukung kesehatan ibu hamil jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.
Bengkoang mengandung karbohidrat, serat, protein, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, folat, kolin, serta sejumlah vitamin, seperti vitamin A, B6, C dan E. Kandungan tersebut membuat bengkoang dapat menjadi salah satu pilihan makanan pendamping selama kehamilan.
Lantas, apa saja manfaat bengkoang untuk ibu hamil?
1. Membantu Meringankan Kram Kaki
Kram kaki cukup sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan perubahan tubuh selama kehamilan.
Bengkoang mengandung kalium yang dibutuhkan tubuh. Memenuhi kebutuhan kalium dari makanan bergizi dapat membantu mendukung fungsi otot dan keseimbangan cairan tubuh.
2. Membantu Mengatasi Sembelit
Sembelit merupakan keluhan yang umum terjadi selama kehamilan. Perubahan hormon dapat membuat kerja saluran pencernaan menjadi lebih lambat.
Kandungan serat dalam bengkoang dapat membantu melancarkan pencernaan. Agar manfaatnya lebih optimal, ibu hamil juga perlu mencukupi kebutuhan air putih setiap hari.
3. Mendukung Kesehatan Tubuh
Bengkoang memiliki kandungan vitamin dan mineral yang dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi ibu hamil. Vitamin C dan vitamin E, misalnya, berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.
Meski demikian, bengkoang tetap sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari menu yang beragam, bukan sebagai satu-satunya sumber nutrisi selama kehamilan.
4. Membantu Meredakan Morning Sickness
Pada awal kehamilan, sebagian ibu mengalami mual dan muntah atau morning sickness. Kondisi ini terkadang membuat nafsu makan menurun.
Bengkoang mengandung vitamin B6 yang diketahui berperan dalam membantu mengurangi keluhan mual pada sebagian ibu hamil. Tekstur dan kandungan airnya yang tinggi juga membuat bengkoang terasa menyegarkan ketika dikonsumsi.
5. Membantu Memenuhi Kebutuhan Cairan
Bengkoang memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat menjadi salah satu pilihan makanan yang membantu menambah asupan cairan.
Kebutuhan cairan yang cukup selama kehamilan penting untuk mendukung berbagai fungsi tubuh dan membantu menjaga kelancaran sistem pencernaan.
6. Membantu Menjaga Berat Badan
Kenaikan berat badan selama kehamilan merupakan hal yang normal. Namun, kenaikan yang berlebihan tetap perlu dihindari.
Kandungan serat pada bengkoang dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Dengan begitu, bengkoang dapat menjadi salah satu pilihan camilan yang lebih sehat dibandingkan makanan tinggi gula atau lemak.
Cara Aman Mengonsumsi Bengkoang Saat Hamil
Ibu hamil dapat menikmati bengkoang secara langsung maupun mengolahnya menjadi rujak, asinan, acar, tumisan, atau campuran makanan lainnya. Namun, bengkoang harus dicuci hingga bersih dan dikupas sebelum dikonsumsi untuk mengurangi risiko kontaminasi kotoran maupun mikroorganisme.
Yang perlu diingat, bengkoang bukan pengganti makanan utama maupun vitamin prenatal. Ibu hamil tetap dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi dan beragam, termasuk daging, ikan, telur, sayuran, buah-buahan, serta sumber biji-bijian.
Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau mengalami keluhan selama kehamilan, konsultasikan pilihan makanan dan kebutuhan nutrisi dengan dokter atau tenaga kesehatan.
Jadi, apakah bengkoang aman untuk ibu hamil? Secara umum, bengkoang yang bersih dan dikonsumsi dalam jumlah wajar dapat menjadi bagian dari pola makan sehat selama kehamilan. Kandungan serat, air, vitamin, dan mineralnya membuat bengkoang layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan makanan segar bagi Bumil.




Komentar