MAMUJU TENGAH, Discoverynews.id – Polres Mamuju Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan “Sabuk Kamtibmas 2026” sebagai langkah memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Polres Mamuju Tengah, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 08.00 WITA, dengan Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno bertindak sebagai pimpinan apel.
Dalam kegiatan tersebut, AKP Supriadi selaku Ps. Kabagops bertindak sebagai perwira apel, sementara komandan apel dipercayakan kepada Ipda Akhmad Saihu selaku KBO Sat Intelkam.
Apel diawali dengan laporan perwira apel kepada pimpinan apel, penghormatan pasukan, hingga laporan komandan apel. Salah satu rangkaian utama kegiatan ditandai dengan pemasangan seragam identitas Sabuk Kamtibmas oleh Kapolres Mamuju Tengah kepada perwakilan peserta.
Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada juara Sat Kamling serta pembacaan ikrar Sabuk Kamtibmas oleh perwakilan masyarakat yang kemudian diikuti seluruh peserta apel.
Dalam amanatnya, AKBP Ari Prayitno menyampaikan apresiasi kepada seluruh kelompok dan elemen masyarakat yang telah hadir dan berkomitmen mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Mamuju Tengah.
Sejumlah kelompok masyarakat yang terlibat antara lain Kelompok Nelayan Milenial Desa, Kelompok Bengkel dan Warung, GMT, RPM Mateng, Kurir Mateng, masyarakat binaan Polsek Budong-Budong, Karossa, Tobadak dan Topoyo, Maxxio Mateng, Grand Max Topoyo, Pecalang serta kelompok Tudang Sipulung.
Menurut Kapolres, Sabuk Kamtibmas merupakan wadah kebersamaan dan kemitraan antara Polri, pemerintah dan masyarakat. Keberadaannya tidak sekadar bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepedulian, semangat saling membantu serta menjaga lingkungan, fasilitas negara dan fasilitas umum dari berbagai bentuk gangguan maupun pengrusakan.
“Polri tidak dapat menjaga kamtibmas seorang diri. Dibutuhkan kebersamaan antara Polri, pemerintah dan masyarakat, saling mengingatkan, saling membantu serta saling menopang demi terciptanya Mamuju Tengah yang aman dan kondusif,” tegas AKBP Ari Prayitno.
Ia juga mengaitkan semangat Sabuk Kamtibmas dengan tagline Polres Mamuju Tengah, “Sipatuo Sipatokkong”, yang memiliki makna saling menghidupi, membantu, menopang dan menguatkan.
Nilai tersebut, kata dia, harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Ketika ada warga mengalami kesulitan maupun tertimpa musibah, masyarakat lainnya diharapkan hadir memberikan bantuan dan dukungan.
Terlebih, kondisi wilayah saat ini menuntut seluruh pihak meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana alam. Karena itu, jaringan masyarakat melalui Sabuk Kamtibmas diharapkan mampu menjadi kekuatan sosial yang peduli, tanggap dan siap bergerak ketika terjadi gangguan kamtibmas maupun bencana.
“Kita kuat karena bersama, dan setiap permasalahan akan lebih ringan apabila dihadapi dengan saling membantu dan saling menopang,” ujar AKBP Ari Prayitno.
Ia berharap Sabuk Kamtibmas dapat menjadi simbol persatuan dan kepedulian seluruh masyarakat Mamuju Tengah sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat.
“Sipatuo Sipatokkong! Saling membantu, saling menopang, bersama menjaga Mamuju Tengah!” pungkasnya.















Komentar