MAMUJU, Discoverynews.id – Upaya meningkatkan kompetensi generasi muda di bidang perkebunan terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Salah satunya melalui kegiatan pengenalan alat-alat laboratorium kepada siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) di UPTD Balai Proteksi dan Perbenihan Tanaman Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium UPTD Balai Proteksi dan Perbenihan Tanaman Perkebunan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi para siswa PKL. Mereka tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga diperkenalkan secara langsung dengan berbagai peralatan laboratorium yang digunakan dalam kegiatan perbenihan dan pengujian tanaman perkebunan.
Pengenalan alat laboratorium dipandu oleh staf perbenihan, Asbar. Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan penjelasan mengenai nama, fungsi, serta tata cara penggunaan berbagai peralatan laboratorium.
Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai prosedur pengoperasian alat secara tepat dan aman. Dengan melihat dan mengenal peralatan secara langsung, siswa diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai aktivitas laboratorium sekaligus memahami pentingnya ketelitian dalam setiap tahapan pekerjaan.
Asbar mengatakan, pengenalan alat laboratorium penting dilakukan sejak awal sebagai bekal sebelum siswa terlibat lebih jauh dalam kegiatan praktik.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa PKL tidak hanya mendapatkan pengalaman secara teori, tetapi juga memahami secara langsung fungsi dan penggunaan alat laboratorium serta pentingnya bekerja sesuai prosedur,” ujar Asbar.
Menurutnya, kegiatan laboratorium membutuhkan ketelitian, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap prosedur kerja. Karena itu, pemahaman dasar mengenai alat dan tata cara penggunaannya menjadi bagian penting dalam membentuk sikap kerja siswa selama menjalani PKL.
Kegiatan tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan kerja profesional di bidang perkebunan. Pengalaman praktik secara langsung diharapkan dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan teknis sekaligus membangun sikap kerja yang disiplin dan bertanggung jawab.
UPTD Balai Proteksi dan Perbenihan Tanaman Perkebunan Dinas Perkebunan Sulawesi Barat berharap kegiatan PKL tidak sekadar menjadi kewajiban pembelajaran, tetapi mampu memberikan pengalaman aplikatif yang bermanfaat bagi siswa ketika memasuki dunia kerja.
Langkah tersebut juga sejalan dengan Panca Daya ke-3 Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK), yakni membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Melalui penguatan pengalaman belajar dan keterampilan praktis sejak dini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong lahirnya generasi muda yang kompeten, adaptif, berintegritas, serta memiliki daya saing.
Dengan terlibat langsung dalam kegiatan laboratorium, para siswa PKL diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis, memahami prosedur kerja, serta memiliki wawasan yang lebih luas mengenai bidang perbenihan dan perlindungan tanaman perkebunan.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi generasi muda Sulawesi Barat untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan.











Komentar