MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mematangkan persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi Organisasi Angkutan Darat (Rakor Organda). Pemantapan dilakukan untuk memastikan forum strategis tersebut berjalan efektif sekaligus mampu melahirkan solusi konkret bagi penguatan sektor transportasi darat di Sulbar.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat, Maddareski Salatin, memimpin rapat pemantapan dan evaluasi akhir menjelang pelaksanaan Rakor Organda, Selasa (1/9).
Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh persiapan, baik dari sisi teknis maupun administrasi, telah berjalan sesuai agenda. Maddareski meminta seluruh pihak yang terlibat memperkuat koordinasi agar pelaksanaan Rakor Organda nantinya berlangsung tertib, efektif, dan menghasilkan pembahasan yang benar-benar menyentuh kebutuhan sektor transportasi.
Menurut Maddareski, Rakor Organda tidak boleh hanya menjadi forum seremonial. Pertemuan tersebut harus mampu menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah daerah dengan para pelaku dan organisasi angkutan darat dalam membahas berbagai persoalan sekaligus merumuskan langkah penyelesaian yang dapat diterapkan.
“Rapat ini kita laksanakan untuk memastikan seluruh persiapan sudah matang. Kita ingin kegiatan rakor nantinya dapat berjalan efektif dan menghasilkan langkah-langkah yang konkret dalam mendukung sektor transportasi darat di Sulawesi Barat,” ujar Maddareski.
Ia menegaskan, penguatan koordinasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan transportasi menjadi hal penting dalam menciptakan sistem angkutan darat yang aman, tertib, dan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Hal tersebut sejalan dengan komitmen Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka yang menempatkan penguatan konektivitas serta peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam rapat tersebut, Maddareski juga meminta sejumlah hal teknis yang masih perlu dibenahi segera ditindaklanjuti sebelum Rakor Organda digelar. Kesiapan administrasi, materi pembahasan, hingga koordinasi dengan pihak-pihak terkait menjadi perhatian agar seluruh agenda dapat terlaksana secara optimal.
Ia berharap forum Rakor Organda nantinya mampu menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi pijakan dalam memperbaiki tata kelola transportasi darat di Sulawesi Barat.
“Yang paling penting adalah bagaimana hasil rakor ini nantinya bisa memberikan manfaat dan menjadi bahan evaluasi serta perbaikan pelayanan transportasi kepada masyarakat,” katanya.
Melalui pemantapan tersebut, Dinas Perkimtanhub Sulbar memastikan pelaksanaan Rakor Organda tidak berhenti pada agenda koordinasi, tetapi diarahkan untuk menghasilkan gagasan dan solusi terhadap berbagai tantangan transportasi darat.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk membangun sistem transportasi yang lebih aman, tertib, terkoneksi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi daerah.















Komentar