oleh

Barcode Diduga Dipakai Tanpa Izin, Warga Luwu Utara Mengaku Dirugikan

LUWU UTARA,DiscouveryNews.id  — Salah seorang warga di Kabupaten Luwu Utara mengaku dirugikan setelah barcode yang diduga terdaftar atas nama mereka disebut-sebut digunakan oleh orang lain tanpa izin.

Dugaan tersebut mencuat setelah Hamka mengetahui adanya penggunaan barcode untuk transaksi pembelian BBM subsidi, padahal pemilik barcode mengaku tidak melakukan pembelian pada waktu yang tercatat dalam sistem.

Warga pun mempertanyakan bagaimana barcode tersebut dapat digunakan oleh pihak lain. Mereka menduga terdapat penyalahgunaan data atau barcode yang seharusnya hanya digunakan oleh pemilik kendaraan yang telah terdaftar.

“Yang merasa Pallangsir di Luwu Utara yang pake Barcode ku T*i La*o” tulis Hamka salah satu korban dalam postingannya di Akun Facebook, Jumat (4/9/2025).

Menurutnya, persoalan tersebut berpotensi membuat pemilik barcode kehilangan kuota pembelian BBM subsidi. Selain itu, mereka khawatir jika dugaan penyalahgunaan barcode tidak segera ditangani, praktik serupa dapat merugikan lebih banyak masyarakat.

Atas peristiwa ini, warga meminta pihak pengelola SPBU dan pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap riwayat transaksi, termasuk mencocokkan nomor polisi kendaraan, data barcode, waktu transaksi, serta rekaman kamera pengawas atau CCTV apabila tersedia.

Masyarakat juga berharap pihak berwenang dapat menelusuri dugaan tersebut secara transparan. Jika ditemukan adanya pelanggaran atau penyalahgunaan, warga meminta agar pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan penggunaan barcode warga oleh orang lain tersebut.

Kasus ini masih memerlukan klarifikasi dan penelusuran lebih lanjut dari seluruh pihak terkait untuk memastikan apakah benar terjadi penyalahgunaan barcode, serta bagaimana mekanisme penggunaan barcode tersebut dapat terjadi.

Mulyadi
Author: Mulyadi

Komentar