LUWU TIMUR,DiscouveryNews.id — Sebuah mobil yang sebelumnya diduga digunakan untuk menampung BBM bersubsidi dan disebut sempat diamankan aparat, kini kembali menjadi sorotan warga setelah kendaraan tersebut diduga telah dilepas.
Bebasnya mobil panther milik penampung BBM subsidi di Kecamatan Wotu yang pernah viral diduga suap polisi jadi tanda tanya besar.
Mobil panther itu sempat diamankan Polres Luwu Timur beberapa waktu setelah videonya diduga suap polisi viral di media sosial, warga pun bertanya, bayar berapa bisa bebas?
Terduga Penampung BBM di Wotu menggunakan empat mobil dalam operasionalnya melangsir BBM subsidi dari sejumlah SPBU lalu dijual secara eceran maupun kepada pengepul BBM subsidi untuk perusahaan.
Selain itu, terduga penampung BBM subsidi yang juga merupakan pensiunan PNS BKKBN itu saat ini sepertinya kembali mulai beraksi bisnis BBM subsidi, hal tersebut terlihat pada rak botol jerigen jualan BBM didepan kios miliknya yang kembali mulai ramai barisan Pertalite dan Solar.
Diduga modusnya setelah viral, BBM subsidi yang dibeli dari sejumlah SPBU tidak lagi disedot disekitar warungnya, tapi BBM diduga disedot dan ditampung di tempat lain alias pindah tempat untuk mengelabuhi publik.
Warga pun mempertanyakan proses pelepasan kendaraan tersebut dan meminta aparat berwenang memberikan penjelasan secara terbuka.
“Kalau memang sempat ditahan, lalu kenapa bisa dilepas? Bayar berapa yah?” ujar salah seorang warga dengan nada mempertanyakan.
Namun, pernyataan warga tersebut masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Karena itu, perlu ada klarifikasi resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai status kendaraan, alasan pelepasan, serta apakah terdapat proses hukum yang telah dilakukan.
Sorotan terhadap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di Luwu Timur memang belakangan semakin meningkat. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga telah memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi, termasuk melarang pengisian berulang dan penggunaan kendaraan dengan tangki modifikasi.
Masyarakat berharap persoalan ini dapat dibuka secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi dan dugaan negatif di tengah upaya pemerintah serta aparat menertibkan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Bebasnya mobil panther milik penampung BBM subsidi di Kecamatan Wotu yang pernah viral diduga suap polisi jadi tanda tanya besar.
Jika ini benar, sangat disayangkan, Polres Luwu Timur saat itu hanya mengamankan satu mobil panther, sementara satu kijang, satu panther dan satu mobil jeep tidak diamankan sehingga terduga masih bebas melangsir BBM subsidi.
Kendati sudah diamankan, mobil panther sekarang sudah dibebaskan setelah diamankan hanya beberapa hari, warga pun bertanya-tanya, dengan gampangnya mobil tersebut bebas, “Bayar berapa bisa cepat bebas,” kata warga menolak disebut identitasnya.
Terduga penampung BBM subsidi yang juga merupakan pensiunan PNS BKKBN itu saat ini sepertinya kembali mulai beraksi bisnis BBM subsidi, hal tersebut terlihat pada rak botol jerigen jualan BBM didepan kios miliknya yang kembali mulai ramai barisan Pertalite dan Solar.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan mobil penampung BBM tersebut dan alasan kendaraan yang disebut sempat diamankan kemudian dilepas.









Komentar