Gowa,Discoverynews.id – Persoalan kondisi kelistrikan di Sulawesi Selatan kembali menjadi perhatian publik. Sebelumnya, aspirasi terkait permasalahan pelayanan listrik telah disampaikan oleh Ismail Bachtiar, Anggota Komisi VI DPR RI, yang menyoroti berbagai kondisi kelistrikan yang masih dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
Penyampaian aspirasi tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap keluhan masyarakat yang selama ini menghadapi berbagai kendala, mulai dari pemadaman listrik, gangguan jaringan, hingga kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan dan keandalan pasokan listrik.
Ismail Bachtiar mendorong agar pihak terkait, khususnya PT PLN (Persero), dapat terus melakukan evaluasi dan mengambil langkah strategis untuk meningkatkan sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan. Menurutnya, kebutuhan listrik yang stabil sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, sektor ekonomi, dunia pendidikan, hingga pelayanan publik.
Namun, setelah adanya penyampaian aspirasi tersebut, masyarakat kembali harus menghadapi informasi terkait pemadaman listrik. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sungguminasa Gowa kembali menjadwalkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kabupaten Gowa pada Minggu, 6 September 2026.
Pemadaman tersebut dilakukan sebagai bagian dari kegiatan pemeliharaan dan peningkatan keandalan jaringan listrik. Sejumlah wilayah yang terdampak diminta untuk melakukan persiapan dan mengantisipasi kemungkinan terhentinya aktivitas yang bergantung pada pasokan listrik selama jadwal pekerjaan berlangsung.
Pihak PLN menyampaikan bahwa kegiatan pemadaman terjadwal merupakan upaya untuk menjaga kualitas sistem kelistrikan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik ke depannya. Meski demikian, masyarakat berharap proses perbaikan dan pemeliharaan dapat dilakukan secara optimal sehingga gangguan listrik dapat diminimalkan.
Sejumlah warga Gowa menyampaikan harapan agar persoalan kelistrikan tidak hanya berhenti pada pemeliharaan rutin, tetapi juga diikuti dengan peningkatan infrastruktur jaringan dan sistem distribusi listrik. Masyarakat menginginkan adanya solusi jangka panjang agar pemadaman yang mengganggu aktivitas sehari-hari dapat semakin berkurang.
Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, termasuk DPR RI melalui penyampaian aspirasi masyarakat, diharapkan kondisi kelistrikan di Sulawesi Selatan dapat terus mengalami perbaikan. Kolaborasi antara pemerintah, legislatif, PLN, dan masyarakat menjadi langkah penting untuk mewujudkan pelayanan listrik yang lebih stabil, merata, dan berkelanjutan.
Sementara itu, masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari PLN terkait jadwal pemadaman serta perkembangan kondisi jaringan listrik di wilayah masing-masing














Komentar