Discoverynews.id-BATANGHARI Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung penuh kekhidmatan di Masjid Almustaqfirin, RT 08 Desa Ture, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, pada Senin malam, 7 September 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat setempat, mencerminkan kebersamaan dan semangat keagamaan warga Desa Ture.

Hadir dalam acara tersebut Pengawas Dai se-Kecamatan Pemayung, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Desa Ture, aparatur desa, pegawai sarana ibadah, penceramah, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Ture, Usman, S.H., menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momentum berharga untuk meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, serta terus menjaga kerukunan, kebersamaan, dan persatuan di Desa Ture,” ujar Usman di hadapan jamaah yang hadir.
Lebih lanjut, Usman berharap kegiatan ini senantiasa membawa keberkahan bagi seluruh warga dan menjadi sarana peningkatan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.
“Semoga Desa Ture senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, serta kemajuan oleh Allah SWT,” tambahnya.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh penceramah yang diundang, serta ditutup dengan doa bersama demi kebaikan dan kemaslahatan seluruh warga Desa Ture.












Komentar