oleh

TELADAN! Di Bawah Komando AKBP Alfian, Polres Nias Selatan Kedepankan Humanis dan Transparansi Dalam Tangani Aspirasi GMKI

Doorstop Kapolres: Dumas PT. GRUTI Diproses Profesional, Aspirasi Mahasiswa Jadi Perhatian

*NIAS SELATAN, DiscoveryNews.id – Kepemimpinan *AKBP Alfian Tri Permadi, S.I.K., M.H. kembali mendapat sorotan positif. Sebagai Kapolres Nias Selatan, beliau menunjukkan wajah Polri yang presisi dengan mengedepankan dialog humanis dan transparansi dalam menerima aspirasi masyarakat.

Hal itu terlihat saat Polres Nias Selatan menerima audiensi BPC Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia / GMKI Cabang Teluk Dalam, Jumat (11/09/2026). Usai audiensi, Kapolres langsung menggelar doorstop dan menjawab seluruh pertanyaan awak media secara terbuka.

BUKA RUANG DIALOG, TOLAK ANTI KRITIK
AKBP Alfian menegaskan, Polres Nias Selatan adalah rumah bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.

“Hari ini kami menerima rekan-rekan mahasiswa GMKI. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya. Ini bentuk kepedulian dan partisipasi mereka mengawal penegakan hukum. Seluruh aspirasi telah kami dengar dan kami terima dengan hati terbuka,” ujar Kapolres dengan tegas.

Menurutnya, aksi damai adalah hak konstitusional warga negara. Untuk itu, pengamanan dilakukan secara profesional, humanis, dan persuasif agar tidak ada hak yang tercederai.

JAWAB TUNTUTAN DENGAN DATA DAN ATURAN
Terkait tuntutan evaluasi personel, Kapolres menjawab dengan bijak dan sesuai aturan.

“Kami memahami harapan adik-adik mahasiswa. Setiap masukan adalah bahan evaluasi kami untuk menjadi lebih baik. Namun, terkait penempatan dan pergantian pejabat Polri ada mekanisme dan aturannya. Semua akan kami proses sesuai ketentuan,” jelas Kapolres.

Sikap ini dinilai mencerminkan kedewasaan seorang pemimpin yang tidak alergi kritik, namun tetap menjunjung tinggi aturan institusi.

TRANSPARAN! PROGRES DUMAS PT. GRUTI DIJELASKAN LANGSUNG
Yang paling diapresiasi adalah keterbukaan Kapolres dalam menjelaskan progres penanganan Dumas.

“Untuk laporan terkait PT. GRUTI, saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Penyidik kami bekerja secara profesional. Sedang mendalami alat bukti dan memeriksa barang bukti. Kami paham masyarakat butuh kepastian. Jika unsur pidana terpenuhi, maka akan kami tingkatkan ke penyidikan,” tegas AKBP Alfian.

Beliau juga menekankan, seluruh proses akan dilakukan secara *profesional, transparan, dan akuntabel*. Tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Kami berkomitmen. Setiap penanganan perkara wajib berdasarkan alat bukti dan hukum. Tujuannya satu: memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi semua pihak,” tambahnya.

DIAPRESIASI MAHASISWA, KAMTIBMAS TETAP KONDUSIF
Sikap solutif Kapolres ini langsung mendapat apresiasi dari GMKI. Aksi yang awalnya membawa tuntutan, berakhir dengan foto bersama dan komunikasi yang cair.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres AKBP Alfian dan jajaran. Penyampaiannya jelas, terbuka, dan menenangkan. Ini Polri yang kami harapkan,” ujar Korlap GMKI.

Kapolres menutup dengan mengajak seluruh elemen menjaga Kamtibmas.

“Kami terbuka untuk kritik membangun. Mari jaga Nias Selatan tetap aman, damai, dan kondusif. Komunikasi yang baik antara Polri, mahasiswa, dan masyarakat adalah kunci,” tutup Kapolres.

Langkah AKBP Alfian ini menjadi bukti bahwa Polri di Nias Selatan hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang sesungguhnya.

Sumber Humas Polres Nias Selatan
Redaktur : Redaksi

Haris
Author: Haris

Komentar