GARUT, Discoverynews.id – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan Sosialisasi Antikorupsi dan Penguatan Integritas bagi Kepala Desa se-Kabupaten Garut yang berlangsung di Aula Universitas Garut Kampus 1 (Hampor), Jalan Prof. K.H. Cecep Syarifudin, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (15/9/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Garut mengapresiasi kehadiran dan bimbingan langsung dari Pelaksana Harian (Plh) Direktur Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Antikorupsi KPK-RI, Muhammad Indra Furqon, dalam memberikan pembekalan pencegahan korupsi bagi jajaran kepala desa. Menurutnya, desa merupakan benteng utama dalam pelayanan masyarakat.
“Ini sangat penting, karena kita berharap desa sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah dan masyarakat dapat melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan efektivitas dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Abdusy Syakur Amin.
Ia berharap materi sosialisasi tersebut dapat diresapi serta diinternalisasi di masing-masing pemerintahan desa, sehingga terwujud tata kelola desa yang bersih dan terhindar dari praktik korupsi.
Sementara itu, Plh Direktur Diklat Antikorupsi KPK-RI, Muhammad Indra Furqon, menjelaskan bahwa kehadiran tim KPK ke Kabupaten Garut bertujuan untuk memberikan edukasi _komprehensif_ agar para kepala desa memahami secara jelas batasan-batasan dalam menjalankan wewenangnya.
“Kami akan mengajarkan delik antikorupsi, penanaman integritas, pencegahan suap dan gratifikasi, hingga pengelolaan kepentingan publik. Satu paket penuh kami hadirkan pelatihan ini buat kepala desa di Kabupaten Garut,” tegas Indra.
Di akhir kegiatan, KPK-RI bersama Pemerintah Kabupaten Garut berharap pembekalan ini dapat melahirkan figur-figur kepala desa yang berintegritas tinggi serta mampu menjadi barometer pembangunan daerah di Kabupaten Garut.
Deden BIMA















Komentar