PONTIANAK | Discoverynews ~ Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura (Untan), Ahmad Yani, akhirnya membuka suara secara resmi untuk menepis tuduhan pelecehan seksual yang dialamatkan kepadanya. Dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (16/9), ia secara tegas membantah seluruh isu negatif yang belakangan ini beredar luas dan menyudutkan namanya di ruang publik.
Sembari didampingi oleh kuasa hukum serta istrinya, Ahmad Yani menegaskan bahwa kabar yang menuduh dirinya melakukan pelecehan seksual sama sekali tidak benar dan merupakan bentuk fitnah. Di tengah situasi tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada Rektor Untan beserta seluruh civitas academika atas kegaduhan dan dampak dari pemberitaan negatif yang telah menimbulkan keraguan serta pertanyaan publik.
Terkait keterlambatan dirinya merespons kabar burung tersebut, Ahmad Yani mengungkapkan alasannya sengaja diam selama ini. Ia mengaku masih merasa terkejut dan tidak percaya ada oknum di internal FKIP Untan maupun media online yang tega menyebarkan informasi tidak benar itu hingga menjadi konsumsi luas di media sosial.
Klarifikasi terbuka ini diharapkan dapat meluruskan kesalahpahaman yang terjadi di lingkungan kampus dan publik secara luas. Langkah hukum dan prosedur internal diperkirakan akan tetap menjadi tumpuan untuk menyelesaikan persoalan ini secara objektif, transparan, serta memberikan kepastian bagi seluruh pihak yang terlibat.
(Tim/Red)













Komentar