MAMUJU, Discoverynews.id — Transformasi digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus didorong. Kali ini, Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat mengikuti sosialisasi penggunaan aplikasi Fleksi yang disampaikan oleh tim Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSS) Sulbar, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Sosialisasi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan aparatur dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menunjang pelaksanaan tugas pemerintahan.
Langkah tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka melalui Panca Daya, khususnya dalam penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi.
Dalam sosialisasi itu, tim DiskominfoSS memberikan pemahaman kepada jajaran Dinas Pangan mengenai aplikasi Fleksi, mulai dari pengenalan fitur, mekanisme penggunaan hingga tata cara pemanfaatannya dalam mendukung pekerjaan sehari-hari.
Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Pemanfaatan aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu aparatur bekerja lebih efektif, mempercepat komunikasi dan koordinasi, sekaligus mendukung tertib administrasi di lingkungan pemerintahan.
Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Suyuti Marzuki, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia mendorong seluruh jajarannya untuk tidak hanya memahami penggunaan Fleksi, tetapi juga memanfaatkannya secara optimal dalam menunjang pekerjaan.
“Manfaatkan Fleksi dengan baik dan gunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari. Kita perlu terus beradaptasi dengan teknologi untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas kerja,” ujar Suyuti Marzuki.
Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut aparatur pemerintahan untuk terus beradaptasi agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan lebih cepat, efektif dan terkoordinasi.
Pemanfaatan Fleksi juga menjadi salah satu bagian dari langkah memperkuat transformasi digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Kehadiran teknologi diharapkan mampu mendukung aparatur dalam menjalankan tugas sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas aparatur dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelaksanaan program pemerintahan maupun pelayanan di bidang pangan.
Dengan penguatan kemampuan digital aparatur, transformasi tata kelola pemerintahan di Sulawesi Barat diharapkan tidak berhenti pada penggunaan aplikasi semata, tetapi mampu memberikan dampak terhadap efektivitas kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.















Komentar