MAMUJU, Discoverynews.id — DPRD Provinsi Sulawesi Barat terus mematangkan agenda kelembagaan melalui rapat Badan Musyawarah (Bamus) untuk menyusun jadwal kegiatan DPRD. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulbar, Rabu (16/9/2026).
Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Amalia Fitri, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulbar, St. Suraidah Suhardi. Sejumlah anggota Bamus, Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sahrin Salatung, serta mitra kerja terkait turut hadir dalam rapat tersebut.
Ketua DPRD Sulbar Amalia Fitri mengatakan, rapat Bamus memiliki peran penting dalam memastikan seluruh agenda dan kegiatan DPRD tersusun secara terencana, terkoordinasi, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Melalui Bamus, kita menyusun dan menyepakati jadwal kegiatan DPRD agar seluruh agenda kelembagaan dapat berjalan secara efektif dan terarah. Karena itu, setiap agenda perlu dipersiapkan dengan baik dengan memperhatikan skala prioritas serta kebutuhan pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD,” ujar Amalia.
Menurutnya, penyusunan jadwal bukan hanya berkaitan dengan pengaturan waktu kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan tugas kelembagaan DPRD dapat berjalan secara optimal.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulbar St. Suraidah Suhardi menambahkan, penyusunan jadwal melalui Bamus diharapkan mampu mendukung kelancaran pelaksanaan tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Rapat Bamus juga menjadi forum koordinasi antara unsur pimpinan DPRD, anggota Bamus, Sekretariat DPRD, serta mitra kerja dalam menyelaraskan berbagai agenda kelembagaan yang akan dilaksanakan ke depan.
Melalui pembahasan tersebut, DPRD Sulbar berupaya memastikan setiap kegiatan dapat terlaksana secara terukur, efektif, dan sesuai prioritas kelembagaan.
Penyusunan jadwal kegiatan DPRD ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi internal sekaligus mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD dalam mengawal berbagai agenda pembangunan serta tata kelola pemerintahan di Provinsi Sulawesi Barat.
















Komentar