Maluku,Discoverynews.id-Kabar duka mendalam datang dari lautan lepas, Dua pekerja migran Indonesia kakak-beradik asal Dusun Liaela, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, meninggal dunia saat bekerja di perairan Amerika Latin. Mereka adalah Edi (kakak) dan Salman (adik).
Kedua bersaudara ini berangkat merantau demi mencari nafkah dan menyambung hidup bagi keluarga di tanah air. Namun, harapan keluarga kini harus berakhir dengan duka mendalam. Pihak keluarga menyatakan kini telah menemui jalan buntu dalam upaya pemulangan jenazah maupun pemenuhan hak-hak korban.
Kami sekeluarga menemui jalan buntu dalam persoalan ini. Tidak ada jalan lain selain doa dan harapan dari pemerintah pusat,” ungkap pernyataan tertulis pihak keluarga.
Keluarga sangat berharap mendapat perhatian dan kepedulian nyata dari Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Ketenagakerjaan / BP2MI. Tiga hal mendesak yang disampaikan:
Proses pemulangan jenazah kedua almarhum agar berjalan cepat, transparan, dan tanpa berbelit birokrasi, sehingga dapat dimakamkan secara layak di kampung halaman.
Mengusut tuntas penyebab kematian serta memastikan seluruh hak dan asuransi almarhum diterima keluarga secara utuh.
Memberikan pendampingan hukum yang mendesak bagi keluarga yang ditinggalkan.
Keluarga berharap pemerintah pusat segera menyikapi dan mengambil langkah nyata. Jangan biarkan anak-anak bangsa yang berjuang di perantauan kembali ke tanah air tanpa perlindungan negara. Pulangkan mereka dengan hormat, tegakkan keadilan, dan penuhi hak-hak mereka yang telah berkorban nyawa demi keluarga.












Komentar