Pandeglang- Discoverynews.id- Menyikapi musim kemarau panjang yang memicu kekeringan dan krisis air bersih, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Munjul bersama tokoh agama dan ratusan warga menggelar Shalat Istisqo di Lapangan Cibitung Desa Cibitung Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang-Banten.
Pelaksanaan Shalat meminta hujan yang dimulai pada pukul 06.57 WIB Sabtu pagi (19/9/2026). berlangsung khusyuk dan khidmat. Tampak di shaf terdepan jajaran Polsek Munjul, Koramil Munjul, Pemerintah Kecamatan, Kepala KUA, hingga para tokoh masyarakat yang berbaur bersama ratusan jamaah laki-laki dan perempuan.
Kegiatan ini digelar menyikapi musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kecamatan Munjul dan sekitarnya, yang mengakibatkan kekeringan dan berkurangnya sumber air bersih.
Dalam pemaparannya, khatib menekankan pentingnya memperbanyak istighfar, bertobat, serta menjaga kepedulian terhadap lingkungan sebagai bentuk ikhtiar spiritual di tengah ujian kekeringan yang melanda.
Camat Munjul, Hasim, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana kekeringan.
“Hari ini kita bersama-sama, Muspika, TNI-Polri, alim ulama, dan seluruh warga Munjul bermunajat kepada Allah SWT, memohon agar segera diturunkan hujan yang membawa rahmat. Ini adalah ikhtiar langit setelah berbagai upaya telah kita lakukan untuk membantu warga yang terdampak kekeringan,” ujar Hasim, SE.,MM
Melalui Shalat Istisqo ini, masyarakat Kecamatan Munjul berharap hujan dapat segera turun untuk mengakhiri krisis air bersih, memulihkan sektor pertanian, serta mengembalikan keberkahan bagi kehidupan warga di Kabupaten Pandeglang.












Komentar