Kupang, DiscoverynewsId – Kabar baik akhirnya datang untuk warga yang sudah puluhan tahun menangis air di Kampung Rongkam, Desa Golo Nimbung, Kecamatan Lamba Leda, Manggarai Timur.
Setelah viral pada pemberitaan sebelumnya oleh media ini terkait penderitaan warga yang harus memikul jerigen 2 kilometer setiap jam 5 pagi dari mata air Wae Lidang, Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur akhirnya merespon cepat saat dikonfirmasi via sambutan telepon seluler. Minggu, 20/09/2026
Kadis PUPR Manggarai Timur, Ferdinandus membok, memastikan akan segera turunkan tim untuk meninjau lokasi mata air di Desa Golo Nimbung dan tentu harapan alokasi dana anggaran di tahun 2027 mendatang.
“Iya, kami sudah dapat laporannya. Dalam waktu dekat tim kami akan segera turun tinjau lokasi mata air di Golo Nimbung,” ujarnya
Langkah cepat PUPR ini disambut suka cita oleh warga Rongkam. Peninjauan ini menjadi langkah awal yang sangat penting untuk menentukan solusi permanen bagi krisis air di kampung rongkam.
Ada dua opsi yang kini dikaji PUPR Matim setelah peninjauan nanti:
1. Menarik pipa permanen dari mata air Wae Lidang ke Kampung Rongkam dengan mengunakan arus listrik atau menarik pipa dari sumber mata air dengan dataran hulunya lebih tinggi.
2. Membangun sumur bor di jantung Kampung Rongkam.
Dua solusi inilah yang selama ini menjadi mimpi dan harapan warga Rongkam desa golo nimbung. dengan turunnya tim PUPR, mimpi itu kini selangkah lebih dekat menjadi kenyataan.
“Kami sangat berterima kasih kalau PUPR mau datang lihat langsung kondisi kami. Kami sudah terlalu lama menderita. Kami hanya ingin air mengalir di kampung kami,” ujar warga Rongkam dengan mata berkaca-kaca.
Fransiskus Salesman sebagai DPRD dari dapil Lamba Leda dan Lamba Leda utara tentu siap mendorong, air sangat dibutuhkan warga Desa Golo Nimbung dan sejumlah instansi sekolah juga kesehatan.
“Kita berdiskusi langsung dengan Kadis PUPR manggari timur untuk memastikan alokasi anggaran air minum bersih untuk warga Golo Nimbung di Lamba Leda.
Kini bola sudah ada di PUPR Manggarai Timur. Warga Rongkam Golo Nimbung menanti aksi nyata. (Afrianus Cundul/Red)
















Komentar