oleh

Plt Bupati Sitaro Heronimus Makainas Melayat ke Rumah Duka Almarhum Pitres Sombowadile: “Kita Kehilangan Tokoh Sarat Dedikasi dan Pengetahuan Sejarah Kepulauan”

SULAWESI UTARA,20 September 2026,. – Suasana duka mendalam menyelimuti dunia sastra, jurnalisme, dan kebudayaan Sulawesi Utara menyusul berpulangnya almarhum Bapak Pitres Sombowadile yang tutup usia pada 60 tahun.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Bapak Heronimus Makainas, S.E., hadir secara langsung di rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa dan melayat kepergian sang sastrawan, jurnalis, sekaligus budayawan tersebut.

Di hadapan pihak keluarga, Plt Bupati Heronimus Makainas mengungkapkan rasa kehilangan yang teramat besar atas nama pemerintah dan seluruh rakyat kepulauan.

Menurutnya, almarhum merupakan sosok figur penting yang memiliki kemampuan, dedikasi, serta pengetahuan luas mengenai sejarah dan perkembangan historis kepulauan, khususnya wilayah Sitaro, Sangihe, dan Talaud.

“Sebagai orang-orang yang ada di kepulauan, kami merasa kehilangan seseorang yang memiliki kemampuan, dedikasi, dan pengetahuan banyak tentang cerita pengembangan historis dari kepulauan, baik itu Sitaro, Sangihe, dan juga Talaud,” ungkap Heronimus Makainas di hadapan para pelayat.

​Ia juga menambahkan bahwa kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam karena masih banyak catatan sejarah dan cerita historis kepulauan yang belum sempat dikupas dan diceritakan lebih jauh oleh almarhum.

Hal ini, menurutnya, menjadi pekerjaan rumah bersama bagi generasi penerus untuk melanjutkan estafet dalam menggali sejarah khususnya di wilayah Kabupaten Sangihe, Sitaro, dan Talaud.

​”Dan kehilangan beliau ini menyimpan duka yang sangat mendalam. Selain kami kehilangan, beliau kehilangan banyak historis yang beliau miliki yang belum sempat diceritakan lebih jauh, diulas lebih jauh. Nah, itu menjadi pekerjaan rumah untuk mencari siapa berikutnya yang bisa mengulas lagi tentang historis itu, sejarah daripada secara khusus Kabupaten Sangihe, Sitaro, dan Talaud,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati juga menyampaikan pesan penguatan iman kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap tegar dan tabah menghadapi proses kehidupan yang telah digariskan oleh Sang Pencipta.

“Oleh itu, atas nama pemerintah dan seluruh rakyat, saya menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian beliau, sambil meyakini bahwa itulah proses jalan hidup manusia. Semua sudah diatur oleh Tuhan, sudah direncanakan, dan Dia hadir tepat waktu untuk menetapkan setiap orang yang harus hari ini ataupun besok untuk tinggal dan hidup bersama Dia dalam kerajaan-Nya di surga,” tutur beliau.

​”Semoga istri, anak-anak, dan seluruh keluarga diberi kekuatan oleh Tuhan, dicintai baik siang maupun malam,” pungkasnya sekaligus menutup penyampaian belasungkawa di hadapan keluarga duka. (Dave)

Dave
Author: Dave

Komentar