Cianjur Discoverynews.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan kabar puluhan warga Desa Sirnagalih yang mengaku sudah membayar pajak namun uangnya belum sampai ke kantor pajak. Isu tersebut ramai diperbincangkan dan menjadi sorotan warganet.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sirnagalih, H. Sugilar, angkat bicara. Ia membantah mengetahui secara detail persoalan tersebut karena penarikan pajak di lapangan tidak langsung ditangani oleh dirinya.
“Saya tidak tahu tentang permasalahan ini, karena itu diurus oleh Kadus, bukan sama saya,” ujar H. Sugilar saat dikonfirmasi http://HarianPers.com, Selasa (22/9/2026).
Meski demikian, H. Sugilar menegaskan pihaknya tidak tinggal diam. Ia mengaku sedang melakukan kroscek dan mengumpulkan para kepala dusun (Kadus) untuk meminta klarifikasi dan kejelasan terkait dugaan tersebut.
“Untuk permasalahan ini saya lagi kroscek dengan Kadus, saya kumpulkan semua. Nanti akan ketahuan di mana letak permasalahannya,” tegasnya.
Menurutnya, jika memang terbukti ada uang pajak warga yang belum disetorkan, pihaknya akan meminta pertanggungjawaban dari petugas yang ditugaskan menarik pajak tersebut agar segera diselesaikan sesuai aturan.
Hingga berita ini diturunkan, jumlah warga yang disebut-sebut mencapai 40 orang tersebut masih dalam proses pendataan dan verifikasi. Pihak desa berjanji akan transparan dan menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak merugikan masyarakat.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dalam penarikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di tingkat desa agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.













Komentar