oleh

Jamin Proses Seleksi Objektif, Kapolda Sulbar Tegaskan Kelulusan PAG dan SBP Ditentukan Kemampuan Peserta

MAMUJU, Discoverynews.id — Polda Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk mewujudkan proses seleksi yang objektif, bersih, transparan, akuntabel dan humanis.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui upacara pengambilan sumpah serta penandatanganan pakta integritas bagi panitia dan peserta seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) T.A. 2026 serta Seleksi Beralih Golongan (SBP) T.A. 2027.

Discovery Photo Eksklusif

Momen Terbaik Hari Ini

Jelajahi kumpulan foto pilihan dengan cerita visual yang memukau dan penuh inspirasi di balik setiap lensanya.

Kegiatan yang digelar secara terpusat melalui Zoom Meeting dari Mabes Polri tersebut diikuti Polda Sulbar dari ruang Vicon Mapolda Sulbar, Kamis (24/9/2026).

Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta hadir langsung dalam kegiatan tersebut, didampingi Wakapolda Sulbar dan Karo SDM Polda Sulbar. Kegiatan juga diikuti seluruh personel peserta seleksi PAG, yakni Bintara yang mengikuti seleksi untuk beralih ke golongan Perwira, serta peserta SBP dari golongan Tamtama menuju Bintara.

Usai pelaksanaan sumpah dan penandatanganan pakta integritas, Kapolda Sulbar menyampaikan pesan sekaligus instruksi tegas kepada seluruh panitia dan peserta seleksi.

Menurut Kapolda, sumpah dan pakta integritas yang telah diucapkan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk janji kepada Tuhan Yang Maha Esa dan institusi Polri untuk menjaga kejujuran serta integritas selama seluruh tahapan seleksi berlangsung.

“Seleksi PAG dan SBP ini adalah momentum penting bagi pengembangan karier personel. Oleh karena itu, saya minta kepada seluruh panitia untuk memegang teguh prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis,” tegas Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak tidak memberikan ruang terhadap berbagai bentuk kecurangan, praktik titipan maupun Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam proses seleksi.

“Jangan ada ruang bagi kecurangan, titipan, ataupun praktik KKN. Kelulusan kalian ditentukan oleh kemampuan, persiapan, dan prestasi kalian sendiri,” lanjutnya.

Kapolda juga memberikan motivasi kepada para peserta agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Peserta dari golongan Bintara maupun Tamtama diminta mengerahkan kemampuan terbaik pada setiap tahapan seleksi.

Selain kemampuan akademik dan kesiapan menghadapi rangkaian tes, para peserta juga diingatkan untuk tetap menunjukkan sikap, disiplin dan integritas sebagai anggota Polri.

Menurut Kapolda, proses peningkatan golongan bukan hanya berkaitan dengan jenjang karier, tetapi juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai Bhayangkara.

“Siapkan diri dengan baik, ikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh dan tunjukkan kemampuan terbaik. Jadilah Bhayangkara yang siap naik kelas dan mampu meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat di wilayah Sulawesi Barat,” pesannya.

Dengan penandatanganan pakta integritas tersebut, seluruh panitia dan peserta diharapkan memiliki komitmen yang sama untuk menjaga proses seleksi tetap berjalan sesuai prinsip BETAH, sehingga setiap hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan dan prestasi peserta.

A.Fathir
Author: A.Fathir

Komentar