CIANJUR, DiscoveryNews.id Semangatnya tak luntur meski langit Cibeber diguyur hujan. Itulah yang ditunjukkan relawan DKMB Masjid Besar Miftahussa’adah dan IRMAS Miftahussa’adah pada Jumat (25/9/2026).
Jika biasanya bantuan air bersih disalurkan saat kemarau terik, kali ini mereka tetap bergerak. Alasannya satu: warga masih butuh.
“Meski diguyur hujan kita tetap semangat demi masyarakat yang membutuhkan bantuan,” tulis laporan kegiatan tim di lapangan.
Di bawah komando Ketua Haji Aris Mulkan, SE armada tangki air bersih milik Masjid Besar Miftahussa’adah “ngerayap” dari kampung ke kampung.
Bantuan disalurkan menggunakan mobil tangki dengan spanduk besar bertuliskan “PROGRAM PENYALURAN AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT Masjid Besar Miftahussa’adah Kec. Cibeber – Kabupaten Cianjur”<span;>.
4 Titik Disisir Hari Ini, Besok Lanjut!
Berita acara kegiatan hari ini mencatat, bukan satu titik saja yang disisir, melainkan empat titik sekaligus di wilayah selatan:
1. Balengbeng, Desa Mayak
2. Pasir Panjang 2 Titik, Desa Sukaraharja
3. Kampung Cihaur, Desa Cihaur
Dan perjuangan belum selesai. Tim IRMAS memastikan besok akan dilanjutkan ke Desa Karangnunggal
Di lokasi pertama, Desa Mayak, perwakilan DKM menegaskan program ini adalah bentuk tanggung jawab sosial masjid.
Kami dari DKMB Miftahussa’adah Kecamatan Cibeber mewakili daripada ketua saya yaitu Haji Aris Mulkan, SE, akan menyalurkan air bersih buat masyarakat Balengbeng yang ada di Kecamatan Cibeber ini, Desa Mayak,” ujarnya di depan mobil tangki.
<span;>Sementara itu, haru warga pecah saat air mulai mengalir ke jerigen dan galon mereka. Salah satunya Bapak Johan, warga penerima manfaat.
“Makasih kepada pengurus Miftahussa’adah atas bantuannya, terutama air bersih. Saya bersyukur terima kasih atas partisipasinya,” ucapnya lirih.
Pantauan antusiasme warga luar biasa. Emak-emak bawa ember, bapak-bapak angkut jerigen, anak muda bawa galon. Semua antre tertib demi mendapatkan air bersih.
Dengan semangat Ngerayap yang menjadi ciri khas DKMB Miftahussa’adah dan IRMAS, mereka membuktikan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat solusi kemanusiaan.












Komentar