oleh

Dirbinmas Polda Sulsel Dorong Peran Akademisi Cegah Kejahatan

Makassar,discoverynews.id – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif. Salah satu langkah tersebut dilakukan dengan menggandeng kalangan perguruan tinggi dan mendorong keterlibatan akademisi dalam upaya pencegahan kejahatan.

 

Discovery Photo Eksklusif

Momen Terbaik Hari Ini

Jelajahi kumpulan foto pilihan dengan cerita visual yang memukau dan penuh inspirasi di balik setiap lensanya.

Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Anang Triarsono, S.I.K., M.Si., menjadi narasumber dalam kegiatan Kuliah Umum yang digelar di STAI Al-Furqan Makassar, Kamis (1/10/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Abdurrahman K STAI Al-Furqan Makassar tersebut mengangkat tema “Membangun Akhlak Mulia” dan diikuti sekitar 50 mahasiswa serta perwakilan sivitas akademika STAI Al-Furqan Makassar.

 

Dalam kuliah umum tersebut, Kombes Pol Anang Triarsono membawakan materi bertajuk “Peran Akademisi dalam Pencegahan Kejahatan”. Materi tersebut menyoroti pentingnya kontribusi dunia pendidikan dalam membangun masyarakat yang memiliki kesadaran hukum, karakter yang kuat, serta kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

 

Dirbinmas Polda Sulsel menegaskan bahwa pencegahan kejahatan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat kepolisian maupun lembaga penegak hukum. Upaya menciptakan lingkungan yang aman membutuhkan partisipasi berbagai unsur masyarakat, termasuk akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

 

Menurutnya, kalangan akademisi mempunyai posisi strategis karena perguruan tinggi menjalankan tiga fungsi utama melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

 

“Akademisi memiliki peran strategis melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hasil penelitian dapat menjadi dasar dalam memahami akar dan pola kejahatan sekaligus memberikan rekomendasi yang tepat dalam upaya pencegahannya,” ujar Kombes Pol Anang Triarsono.

 

Ia menjelaskan, kajian dan penelitian akademik dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai berbagai faktor yang berpotensi memicu terjadinya tindak kejahatan. Pendekatan ilmiah tersebut dapat digunakan untuk mempelajari pola, penyebab serta kondisi sosial yang berkaitan dengan munculnya gangguan keamanan di tengah masyarakat.

 

Karena itu, kolaborasi antara kepolisian dan perguruan tinggi dinilai penting agar langkah pencegahan dapat dilakukan melalui pendekatan yang lebih luas, tidak hanya melalui penegakan hukum setelah suatu tindak pidana terjadi.

 

Lingkungan kampus, lanjutnya, juga memiliki peranan penting dalam membentuk karakter generasi muda. Pendidikan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga diharapkan mampu menanamkan nilai moral, etika, tanggung jawab dan kepedulian sosial.

 

Pembentukan karakter tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pencegahan kejahatan sejak dini. Mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan memberikan pengaruh positif di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

 

Dirbinmas Polda Sulsel juga mendorong pengembangan pola pencegahan kejahatan berbasis komunitas dengan memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk terlibat dalam menjaga keamanan lingkungannya.

 

Konsep tersebut membutuhkan komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan antara masyarakat, institusi pendidikan, kepolisian, pemerintah serta stakeholder terkait lainnya.

 

“Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan melihat berbagai faktor yang memengaruhi munculnya kejahatan, baik dari aspek sosial, ekonomi maupun lingkungan,” jelasnya.

 

Dengan memahami berbagai faktor tersebut, upaya pencegahan diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat dan menyentuh akar persoalan yang berkembang di masyarakat.

 

Perguruan tinggi juga diharapkan dapat berkontribusi melalui berbagai kegiatan edukasi dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk penyuluhan, penelitian, pendampingan masyarakat maupun program-program yang dapat meningkatkan kesadaran hukum.

 

Mahasiswa pun memiliki ruang untuk berpartisipasi dengan menjadi pelopor dalam membangun budaya tertib hukum, menjaga toleransi, memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sosial serta menghindari berbagai perilaku yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Kuliah umum tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan STAI Al-Furqan Makassar Prof. Dr. Asdar, Ketua STAI Al-Furqan Dr. Ismail, S.H.I., S.Pd., M.H.I., serta Moderator sekaligus Ketua Program Studi Dr. Sampara Palili, S.Pd.I., M.Pd.I.

 

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif. Mahasiswa memperoleh kesempatan memperluas wawasan mengenai hubungan antara dunia akademik, pembentukan karakter, kesadaran hukum dan upaya pencegahan kejahatan.

 

Melalui forum akademik tersebut, mahasiswa juga didorong untuk melihat persoalan keamanan bukan hanya sebagai urusan aparat penegak hukum, melainkan sebagai persoalan bersama yang membutuhkan kepedulian dan partisipasi masyarakat.

 

Sinergi antara kepolisian dan perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi salah satu sarana membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kesadaran hukum, tanggung jawab sosial serta kepedulian terhadap keamanan lingkungannya.

 

Polda Sulsel melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat terus mendorong penguatan kemitraan dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari pendekatan preventif dan preemtif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda melalui pendekatan edukatif, sehingga mahasiswa dan kalangan akademisi dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan di tengah masyarakat.

 

Dengan keterlibatan perguruan tinggi, masyarakat dan kepolisian secara berkelanjutan, diharapkan dapat terbangun lingkungan sosial yang semakin sadar hukum, berkarakter, peduli terhadap sesama serta mampu bersama-sama menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif.

 

– FACHRY_BINMAS –

Dukungan Sponsor

Dukung Jurnalisme Independen Discovery News

Bantu kami terus menyajikan berita akurat, mendalam, dan terpercaya untuk masyarakat. Kontribusi Anda sangat berarti bagi kelangsungan media kami.

☕ Dukung Sekarang

Komentar