Cianjur DiscoveryNews.id – Ada yang beda di kawasan Tugu Ayam Cianjur, Jumat (2/10/2026) pagi. Jika biasanya kawasan itu identik dengan kemacetan dan klakson kendaraan, kali ini warga disambut aksi bagi-bagi telur gratis.
Ratusan kantong telur dibagikan Ngerayap Community yang berkolaborasi dengan Polres Cianjur. Gerakannya diberi nama “Cianjur Ramah”.
Tanpa komando, warga langsung mengerumuni tenda hitam yang didirikan di tepi jalan. Di atas meja kayu, berjejer kantong-kantong plastik bening berisi empat butir telur.
Ketua Ngerayap Community, H. Aris Mulkan yang mengenakan kaos hitam bertuliskan Ngerayap Community tampak turun langsung bersama jajaran Polres Cianjur.
“Kami tidak ingin Cianjur dikenal hanya karena macetnya saja. Cianjur harus dikenal ramah. Makanya kami pilih Tugu Ayam, titik pertemuan semua orang. Empat butir telur ini mungkin kecil, tapi kami ingin warga tahu, polisi dan komunitas ada di samping mereka,” ujar H. Aris Mulkan.
Pernyataan itu diamini Polres Cianjur. Di lokasi terlihat Kapolres dan jajaran hingga Polwan ikut membagikan telur sambil menyapa warga. Polisi yang biasanya mengatur lalu lintas, kali ini mengatur antrean pembagian telur.
“Ini cara kami membangun kedekatan. Cianjur Ramah itu bukan slogan, tapi aksi. Seragam coklat tidak hanya hadir saat penindakan, tapi juga saat berbagi,” kata salah satu perwira di lokasi.
Warga yang melintas pun tak menyia-nyiakan kesempatan. Seorang ibu yang menggendong anak mengaku sangat terbantu.
“Lumayan buat lauk malam ini, Kang. Telur lagi mahal, dapat gratis 4 butir alhamdulillah pisan. Terima kasih Polwan dan Ngerayap,” ujarnya sambil tersenyum.
Aksi di Tugu Ayam ini menjadi bukti bahwa sinergi komunitas dan kepolisian bisa melahirkan energi positif. Tidak perlu aksi besar dan mahal, cukup telur, tenda, dan niat baik.
Melalui Cianjur Ramah, Ngerayap Community menegaskan komitmennya untuk terus bergerak. Bukan hanya bagi-bagi, tapi merawat silaturahmi agar Cianjur tetap menjadi kota yang ramah untuk semua orang.










Komentar