MAMUJU – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel.
Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dalam rangkaian kegiatan itu, Polri juga melaksanakan serah terima jabatan, pelantikan, serta Korps Raport kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri.
Rangkaian kegiatan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.
Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Memo Ardian, S.I.K., M.H., mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari mekanisme organisasi Polri yang dilakukan berdasarkan kebutuhan institusi.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Memo Ardian.
Salah satu perubahan jabatan dalam Surat Telegram tersebut yakni penunjukan Irjen Pol Totok Suharyanto sebagai Kapolda Sulawesi Barat yang baru.
Irjen Totok Suharyanto menggantikan Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, yang selanjutnya dimutasi sebagai Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri dalam rangka penugasan pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari penyegaran kepemimpinan di lingkungan Polda Sulbar sekaligus pelaksanaan kebijakan organisasi Polri berdasarkan kebutuhan tugas dan penempatan personel.
Sebelum dipercaya memimpin Polda Sulbar, Irjen Pol Totok Suharyanto mengemban amanat sebagai Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortastipidkor) Polri sejak 27 Februari 2026.
Dengan penugasan tersebut, Totok Suharyanto kini mendapat amanah baru untuk memimpin jajaran Polda Sulbar dan melanjutkan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Sulawesi Barat.
Sementara itu, pergantian jabatan Kapolda merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi Polri yang mencakup penyegaran kepemimpinan, pengembangan karier, serta penyesuaian penugasan personel sesuai kebutuhan institusi.
Rangkaian mutasi, serah terima jabatan, pelantikan, dan kenaikan pangkat tersebut sekaligus menegaskan dinamika organisasi Polri yang terus berjalan dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
















Komentar