MAMUJU, Discoverynews.id — Kehadiran personel Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polda Sulawesi Barat kembali terasa di sejumlah ruas jalan Kota Mamuju. Dengan rompi hijau menyala, petugas melakukan patroli malam untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat yang masih beraktivitas hingga larut malam.
Patroli tersebut menjadi bagian dari komitmen Polantas dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan lalu lintas pada malam hari.
Pada Sabtu (3/10/2026), salah satu lokasi yang menjadi fokus pengawasan adalah kawasan Pertamina Simbuang, Mamuju. Kawasan tersebut menjadi perhatian karena arus kendaraan cukup padat, terutama pada jam-jam aktivitas masyarakat.
Di lokasi, personel Polantas turun langsung mengatur arus kendaraan, membantu melancarkan antrean serta memastikan para pengendara dapat melintas dengan aman dan tertib.
Namun, tugas yang dilakukan personel tidak berhenti pada pengaturan lalu lintas. Di sela-sela patroli, petugas juga menyempatkan diri menyapa masyarakat yang ditemui di sepanjang jalur patroli.
Mulai dari pengendara yang berhenti, pedagang yang masih berjualan, hingga kelompok pemuda yang berkumpul di warung maupun halaman rumah menjadi bagian dari interaksi personel dengan masyarakat.
Pendekatan humanis tersebut dilakukan dengan komunikasi yang santai dan penuh keakraban. Petugas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga membangun komunikasi melalui tegur sapa dan senyum, sembari menyampaikan pesan penting tentang keselamatan berlalu lintas.
Cara tersebut dinilai mampu menciptakan kedekatan antara polisi dan masyarakat sehingga pesan keamanan dan keselamatan lebih mudah diterima.
“Kehadiran Polantas di malam hari bukan hanya untuk memastikan jalan aman, tetapi juga agar warga merasa didampingi. Saat kami menyapa pemuda yang berkumpul, kami ingin mereka tahu bahwa Polri adalah sahabat. Pesan keselamatan akan lebih mudah diterima jika disampaikan dengan keramahan,” ungkap Dirlantas Polda Sulbar dalam kesempatan berbeda.
Menurutnya, keselamatan berlalu lintas tidak cukup hanya dibangun melalui ketegasan dan penindakan. Kedekatan dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menumbuhkan kesadaran untuk bersama-sama menciptakan keamanan di jalan raya.
Ketika masyarakat merasa diperhatikan dan didampingi, kesadaran untuk tertib berlalu lintas diharapkan tumbuh bukan semata karena takut terhadap aturan, tetapi karena adanya kesadaran dari dalam diri.
Patroli malam yang dilakukan Polantas Polda Sulbar pun menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya hadir ketika terjadi persoalan. Jauh sebelum gangguan muncul, personel sudah berada di tengah masyarakat untuk mencegah, mengingatkan sekaligus memberikan rasa aman.
Dengan kehadiran tersebut, malam di Kota Mamuju tidak hanya berjalan lebih tertib, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman bagi masyarakat yang masih beraktivitas.
Polantas hadir di jalan, masyarakat merasa aman; dari patroli lahir kedekatan, dari kedekatan tumbuh kesadaran keselamatan.
















Komentar