oleh

Bongkar Dugaan Penyimpangan Dana Yayasan Mujahidin: Hakim Ketua PN Pontianak Turun Gunung Periksa Langsung Gedung Empat Lantai

PONTIANAK,Discoverynews.id ~ Suasana tegang menyelimuti kompleks Yayasan Mujahidin pada Senin sore (5/10/2026) ketika Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pontianak, Dr. I Dewa Gede Gede Budhy Dharma Asmara, S.H., M.H., memimpin langsung jalannya sidang lapangan penuh pengawalan ketat.

Kehadiran para penegak hukum bersama Jaksa Penuntut Umum, tim penasihat hukum, para terdakwa, serta jajaran ahli konstruksi ini menandai babak baru yang krusial dalam menguak misteri dugaan penyimpangan dana hibah yang selama ini meresahkan publik.

Discovery Photo Eksklusif

Momen Terbaik Hari Ini

Jelajahi kumpulan foto pilihan dengan cerita visual yang memukau dan penuh inspirasi di balik setiap lensanya.

Langkah kaki rombongan pengadilan bergegas memasuki kawasan bangunan megah berlantai empat, yang kini berdiri sebagai saksi bisu atas dugaan praktik lancung aliran dana umat.

Dengan mata kepala sendiri, sang ketua majelis hakim menyisir setiap sudut dan memastikan secara presisi titik-titik sampel krusial yang kelak akan dibedah oleh keahlian para tenaga ahli independen.

Pemeriksaan fisik yang mendetail ini dilakukan guna memvalidasi dugaan kerugian negara yang menggerus kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yayasan tersebut.

Setiap jengkal tembok dan struktur bangunan tak luput dari pengamatan seksama, demi merajut kepingan-kepingan bukti yang selama ini tersembunyi di balik megahnya arsitektur gedung.

Meski teknis pengambilan serta penilaian sampel yang sesungguhnya baru akan dibedah dan diputuskan dalam ruang sidang formal, kehadiran fisik di lapangan ini memberikan sinyal kuat bahwa majelis hakim tidak ingin bersandar pada asumsi semata.

Fakta-fakta kasat mata yang terhampar di hadapan majelis hakim dan para pihak terkait diyakini bakal menjadi amunisi mematikan untuk membongkar akar permasalahan kasus korupsi ini.

Seluruh proses verifikasi lapangan tersebut berlangsung cepat, terarah, dan ditutup dengan kepastian agenda lanjutan yang kian mendebarkan bagi pihak-pihak yang terseret dalam pusaran perkara.

Agenda sidang lapangan yang menyita perhatian publik ini akhirnya dinyatakan rampung menjelang malam, menyisakan tanda tanya besar sekaligus harapan akan tegaknya keadilan di bumi khatulistiwa.

Tak butuh waktu lama bagi Pengadilan Negeri Pontianak untuk melanjutkan estafet penegakan hukum ini, karena pertarungan argumen yuridis dan ilmiah dijadwalkan langsung bergulir keesokan paginya.

Esok hari pada pukul 09.00 WIB, palu sidang akan kembali diketuk di ruang pengadilan untuk mendengarkan hasil pemeriksaan mendalam dari para ahli yang memegang kunci kebenaran materiil perkara ini.

(Tim/Red)

Komentar