oleh

Transparan Tanpa Nepotisme: 588 Peserta Rebutkan 60 Kursi Pegawai PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak

PONTIANAK,Discoverynews.id ~ Suasana Aula Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura mendadak berubah menjadi arena perjuangan intelektual hari Senin (05/10/2026) yang sangat sengit ketika ratusan anak muda berkumpul untuk menguji kemampuan terbaik mereka dalam seleksi terbuka penerimaan pegawai.

Sebanyak 588 peserta tampak serius dan fokus menatap lembar soal serta perangkat ujian guna melewati tahapan krusial demi mengamankan masa depan karier mereka di salah satu badan usaha milik daerah terkemuka.

Discovery Photo Eksklusif

Momen Terbaik Hari Ini

Jelajahi kumpulan foto pilihan dengan cerita visual yang memukau dan penuh inspirasi di balik setiap lensanya.

Panitia pelaksana merancang jalannya ujian secara tertib dan terstruktur untuk memastikan bahwa setiap talenta yang hadir benar-benar mengerahkan potensi maksimalnya di bawah pengawasan yang ketat.

Kompleksitas ujian ini terlihat jelas dari ragam modul pengujian yang harus dituntaskan oleh para peserta selama durasi waktu tiga jam penuh tanpa kompromi.

Para peserta diuji melalui empat tahapan sekaligus yang meliputi DISC Versi 1, Tes IST untuk mengukur kemampuan intelektual secara mendalam, Psikostik atau Sikap Kerja, hingga ditutup dengan DISC Versi 2 guna melihat konsistensi serta stabilitas profil kepribadian masing-masing individu.

Materi soal yang begitu komprehensif ini menuntut ketahanan mental dan konsentrasi tinggi, seperti yang diungkapkan oleh salah satu peserta berusia 20 tahun bernama Febri Andika bahwa modul intelektual terasa sangat menantang karena memiliki sembilan subtes dengan batasan waktu pengerjaan yang amat singkat.

Di balik ketatnya persaingan yang berjalan, pihak penyelenggara independen menegaskan komitmen penuh bahwa seluruh rangkaian proses seleksi ini dijalankan secara transparan dan murni berbasis sistem pemeringkatan nilai.

Direktur Utama PT Mardani Mulya Cemerlang, Sri Rahmi Mardan, secara tegas turut menekankan pentingnya keterlibatan pengawasan publik agar proses rekrutmen ini bersih sepenuhnya dari segala bentuk praktik nepotisme yang dapat mencederai objektivitas penilaian.

Komitmen pengawalan ini juga diperkuat dengan mengacu pada ketentuan Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 khususnya Pasal 104, di mana masyarakat luas bersama Ombudsman diharapkan turut aktif mengawasi apabila ditemukan indikasi hubungan kekeluargaan dalam penerimaan pegawai tersebut.

Dari total ratusan pejuang kerja keras yang memadati ruang aula universitas, seleksi ketat ini nantinya hanya akan menyaring sebanyak 60 nama terbaik yang akan diserahkan secara resmi kepada pihak PDAM pada pekan ini juga.

Komposisi penentuan akhir tersebut merinci bahwa sebanyak 50 kandidat akan diproyeksikan langsung untuk mengisi formasi utama, sementara 10 kandidat lainnya dipersiapkan sebagai barisan cadangan yang siap sewaktu-waktu.

Angka eliminasi yang begitu besar menunjukkan betapa tingginya tingkat kompetisi yang harus dihadapi oleh setiap pelamar demi menembus standar kualifikasi ketat yang telah ditetapkan oleh instansi penyedia kerja.

Babak penentuan ini tidak hanya menjadi penanda perjuangan administratif semata, tetapi juga menjadi batu loncatan besar bagi perjalanan karier para generasi muda di Pontianak untuk mengabdikan diri melayani masyarakat secara profesional.

Kehadiran sistem seleksi yang bersih, akuntabel, dan terbuka ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader pegawai yang memiliki integritas tinggi, kapabilitas mumpuni, serta mental kerja yang tangguh dalam mendukung kemajuan pelayanan publik ke depan.

Publik kini menantikan pengumuman resmi akhir pekan ini untuk melihat siapakah nama-nama terpilih yang berhasil keluar sebagai pemenang dalam kompetisi kerja paling bergengsi di awal bulan Oktober ini.

(Red)

Komentar

News Feed