MAJENE, Discoverynews.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros Majene-Mamuju, tepatnya di Dusun Lombokna, Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Senin (12/10/2026) sekitar pukul 02.30 WITA.
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil minibus Toyota Calya bernomor polisi DC 1194 FM yang menabrak satu unit minibus Daihatsu Luxio yang sedang terparkir di lokasi kejadian.
Toyota Calya tersebut diketahui dikemudikan Aco Rahmat (19) dengan penumpang Tanri Bulan (23). Keduanya merupakan warga Dusun Bukit Jaya, Desa Kumasari, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Saat kejadian, Toyota Calya bergerak dari arah Mamuju menuju Majene. Ketika melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut kemudian menabrak Daihatsu Luxio yang terparkir hingga mengakibatkan kecelakaan dan membuat kedua orang di dalam Toyota Calya mengalami luka.
Aco Rahmat mengalami luka lecet pada kaki kanan, luka jahit pada kaki kiri serta mengeluhkan sakit pada bagian perut. Sementara Tanri Bulan mengalami retak tulang pada tangan kiri dan harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Sendana II.
Mendapat informasi mengenai kecelakaan tersebut, personel Polsubsektor Tubo Sendana langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan penanganan awal sekaligus mengevakuasi korban yang mengalami luka ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.
Kapolsubsektor Tubo Sendana Ipda Akil mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan guna memastikan korban segera mendapatkan pertolongan serta mengamankan lokasi kejadian.
“Begitu mendapat informasi, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Sendana II. Kami juga mengimbau kepada para pengendara agar selalu berhati-hati, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari,” ujar Ipda Akil.
Ia menambahkan, kondisi jalan dan faktor kelelahan maupun kurangnya konsentrasi perlu menjadi perhatian setiap pengendara, terlebih saat melintas di jalur poros Majene-Mamuju pada waktu malam hari.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Pengendara diharapkan selalu memastikan kondisi tubuh tetap prima, menjaga kecepatan, serta meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan,” pungkasnya.














Komentar