BadiriSumatera Utara,DiscoveryNews.id — Persoalan bantuan jaminan hidup (Jadup) bagi masyarakat Desa Sitardas Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara menjadi perhatian Deseri Harefa. Pertanyaan itu disampaikan sebagai bentuk kepedulian untuk memastikan bantuan tersalurkan kepada warga yang berhak serta adanya keterbukaan data.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sitardas memberikan respons yang baik dan terbuka dengan menyampaikan data nama-nama masyarakat penerima Jadup. Berdasarkan data tersebut, terdapat 265 kepala keluarga dengan total 1.206 jiwa yang menjadi penerima.
Adapun besaran bantuan disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga, dengan perhitungan jumlah jiwa dikalikan 90 hari dikali Rp15.000 per hari. Sehingga nominal yang diterima setiap keluarga berbeda sesuai jumlah anggota keluarganya.
Menurut informasi yang diperoleh Aktivis Deseri Harefa dari Kepala Desa Sitardas, Jadup tahap keempat direncanakan cair pada Oktober 2026. Informasi ini menjadi kabar penting bagi masyarakat penerima.ungkap ke DiscoveryNews.id
Deseri Harefa mengapresiasi respons Kepala Desa Sitardas yang telah memberikan penjelasan dan data penerima Jadup. Menurutnya keterbukaan informasi penting agar masyarakat mengetahui secara jelas siapa penerima dan mekanisme bantuannya.
Pertanyaan yang saya sampaikan bukan untuk mencari kesalahan pemerintah desa, tetapi sebagai bentuk kepedulian dan kontrol sosial agar hak masyarakat dapat dipastikan tersalurkan dengan baik. Saya mengapresiasi respons Kades Sitardas yang terbuka memberikan data, ujar Deseri Harefa.
Ia berharap pencairan Jadup tahap keempat berjalan sesuai jadwal dan tidak mengalami keterlambatan.
Red.














