oleh

Ratusan Siswa Sekolah Rakyat Mamuju Ikuti CTPS Sedunia 2026, PHBS Jadi Fokus Utama

MAMUJU, Discoverynews.id – Memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Sedunia 2026, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mengajak siswa membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak dini.

Kampanye kesehatan yang digelar di Sekolah Rakyat Terintegrasi Mamuju, Kamis (15/10/2026), tersebut diikuti ratusan siswa dan dihadiri Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim.

Mengusung tema “Be a Handwashing Hero!” atau “Jadilah Pahlawan Cuci Tangan!”, kegiatan ini menekankan pentingnya kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebagai langkah sederhana untuk menjaga kesehatan serta mencegah penyebaran kuman penyebab penyakit.

Melalui kegiatan edukasi tersebut, para siswa diajak memahami bahwa mencuci tangan bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dari upaya melindungi diri sendiri dan orang lain dari risiko penyakit.

Kebiasaan mencuci tangan perlu diterapkan secara konsisten, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, serta setelah melakukan aktivitas yang berpotensi menyebabkan tangan terkontaminasi kuman.

Selain memberikan pemahaman tentang pentingnya kebersihan tangan, kampanye ini juga mendorong siswa menjadi pelopor perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Siswa diharapkan tidak hanya menerapkan kebiasaan tersebut untuk diri sendiri, tetapi juga mengajak teman-teman dan anggota keluarga agar semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan.

Dukungan guru dan pengelola sekolah turut menjadi faktor penting dalam membangun kebiasaan hidup sehat. Dengan edukasi yang berkelanjutan dan tersedianya sarana cuci tangan yang memadai, perilaku CTPS diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya sehari-hari di lingkungan pendidikan.

Peringatan CTPS Sedunia 2026 di Sekolah Rakyat Terintegrasi Mamuju ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, khususnya melalui Panca Daya ketiga, yakni membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Baca Juga  Diduga Curi 70 Tandan Sawit, 7 Pelaku Diamankan URC Polres Pasangkayu

Penguatan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia sekolah dinilai penting untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat, produktif, dan memiliki kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri maupun lingkungan.

DKPPKB Sulbar berharap peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat edukasi kesehatan dan membangun kebiasaan positif di kalangan pelajar.

Dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun sejak dini, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli terhadap kesehatan serta mampu menjadi pahlawan kebersihan di sekolah, rumah, dan lingkungan masyarakat.

Kebiasaan sederhana, seperti mencuci tangan pakai sabun, menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Barat yang lebih sehat.

Gilang Sulbar
Author: Gilang Sulbar