oleh

Jangan Gadaikan Masa Depan demi Keinginan Sesaat! Lewat Subuh Keliling, Kabidpropam dan Kabidkum Polda Sulbar Ingatkan Bintara Remaja Bahaya Judol dan Pinjol

MAMUJU, Discoverynews.id – Ada pesan kehidupan yang mendalam dalam kegiatan Subuh Keliling yang dilaksanakan Kabidpropam dan Kabidkum Polda Sulawesi Barat bersama para Bintara Remaja. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana sederhana, hangat, dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan nilai keimanan, integritas, serta kesadaran terhadap bahaya judi online dan jeratan pinjaman online.

Duduk bersama tanpa sekat jabatan dan pangkat, para pejabat Polda Sulbar memberikan pembinaan kepada generasi muda Polri agar tidak terjebak dalam gaya hidup konsumtif, keinginan memperoleh kekayaan secara instan, maupun kebiasaan berutang hanya demi memenuhi tuntutan penampilan dan pergaulan.

Pesan utamanya sederhana, tetapi memiliki makna mendalam yaitu jangan sampai keinginan sesaat menghancurkan masa depan yang telah diperjuangkan dengan susah payah.

“Jadilah Dirimu Sendiri, Hiduplah Sesuai Kebutuhan, Bukan Memaksakan Keinginan.”

Dalam pembinaan tersebut, bahaya judi online dan pinjaman online menjadi perhatian penting karena keduanya dapat menimbulkan persoalan keuangan, tekanan psikologis, konflik keluarga, hingga pelanggaran disiplin dan hukum.

Bagi Bintara Remaja yang baru memulai perjalanan pengabdiannya sebagai anggota Polri, kemampuan mengendalikan diri dan mengelola keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan serta karier yang baik.

Keinginan memiliki barang mewah, mengikuti gaya hidup orang lain, atau mencari keuntungan secara cepat tidak boleh mengalahkan akal sehat dan tanggung jawab.

“Tidak semua yang kita inginkan harus kita miliki. Tetapi apa yang benar-benar kita butuhkan harus kita perjuangkan dengan cara yang baik dan benar.”

Nilai itulah yang menjadi inti pembinaan agar personel muda Polri tidak menjadikan gengsi sebagai ukuran keberhasilan hidup.

Sebab, kebahagiaan bukan ditentukan oleh mahalnya barang yang digunakan, melainkan oleh ketenangan hati, keberkahan penghasilan, dan kemampuan menjaga amanah keluarga serta institusi.

Kabid Humas Polda Sulawesi Barat, Kombes Pol Memo Ardian, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pembinaan kepada Bintara Remaja melalui kegiatan Subuh Keliling merupakan bagian dari penguatan karakter personel dalam mendukung program Polisi Bersama Masyarakat.

Menurutnya, polisi yang dipercaya masyarakat harus terlebih dahulu memiliki integritas, pengendalian diri, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui Subuh Keliling, para Bintara Remaja tidak hanya diajak memperkuat keimanan dan ketakwaan, tetapi juga dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga diri dari judi online, pinjaman online yang tidak terkendali, dan perilaku konsumtif. Jadilah diri sendiri, hiduplah sesuai kebutuhan, jangan memaksakan keinginan hanya untuk terlihat hebat di mata orang lain,” terang Kabid Humas.

Ia menekankan bahwa setiap anggota Polri memiliki perjalanan kehidupan yang berbeda. Karena itu, tidak perlu membandingkan kemampuan ekonomi pribadi dengan orang lain hingga akhirnya terjebak dalam utang dan perilaku yang merugikan.

“Jangan malu hidup sederhana. Yang harus kita malu adalah ketika memaksakan gaya hidup di luar kemampuan, kemudian mengorbankan keluarga, pekerjaan, dan kehormatan diri sendiri. Seragam Polri adalah amanah. Jangan sampai rusak hanya karena tidak mampu mengendalikan keinginan,” lanjutnya.

Baca Juga  Polantas Karib Polda Sulbar Sisir Titik Rawan Mamuju, Pengendara Dapat Edukasi hingga Air Minum Gratis

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa Subuh Keliling bukan sekadar pelaksanaan ibadah berjamaah, tetapi juga menjadi sarana pembinaan moral, kedisiplinan, dan komunikasi langsung antara pimpinan dengan anggota.

Kehadiran Kabidpropam dan Kabidkum memberikan pesan penting bahwa pencegahan pelanggaran harus dimulai melalui pembinaan sejak dini, bukan semata-mata dengan pemberian sanksi setelah terjadi pelanggaran.

Kabidpropam memiliki peran penting dalam memperkuat disiplin dan etika profesi, sementara Kabidkum memberikan perspektif kesadaran hukum agar para Bintara Remaja memahami konsekuensi setiap tindakan yang dilakukan.

Melalui pendekatan keagamaan dan komunikasi yang humanis, diharapkan tumbuh kesadaran dari dalam diri setiap anggota untuk menjauhi perilaku yang dapat merusak masa depan.

Kabid Humas menambahkan bahwa program Polisi Bersama Masyarakat harus dibangun oleh personel yang memiliki karakter kuat, disiplin, dan dapat menjadi teladan.

Bagaimana polisi mampu mengingatkan masyarakat tentang bahaya judi online apabila dirinya sendiri terjerumus di dalamnya? Bagaimana polisi dapat memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan apabila tidak mampu mengendalikan pengeluaran pribadinya?

Karena itu, pembinaan internal menjadi langkah penting sebelum anggota Polri tampil sebagai penggerak perubahan positif di tengah masyarakat.

“Jadilah polisi yang kaya akan kejujuran, kaya akan kepedulian, dan kaya akan pengabdian. Tidak masalah hidup sederhana, selama kita dapat tidur dengan tenang, keluarga bahagia, dan kehormatan tetap terjaga,” ungkap Kabid Humas.

Melalui kegiatan ini, Polda Sulbar berharap para Bintara Remaja mampu membangun kebiasaan hidup yang sehat, menggunakan penghasilan secara bijaksana, menjauhi judi online, berhati-hati terhadap layanan pinjaman online, dan menjadikan nilai agama sebagai pedoman dalam mengambil keputusan.

Kegiatan tersebut juga mempertegas bahwa pembinaan generasi muda Polri bukan sekadar mempersiapkan anggota yang terampil menjalankan tugas, tetapi membentuk pribadi yang matang secara moral, bertanggung jawab, serta layak menjadi panutan masyarakat.

Sebab, masa depan yang baik tidak dibangun dengan mengejar semua keinginan, melainkan dengan kemampuan menentukan apa yang benar-benar dibutuhkan.

“Lebih baik hidup sederhana dengan penuh kehormatan, daripada terlihat kaya tetapi kehilangan ketenangan, keluarga, dan masa depan.”

Dari kegiatan Subuh Keliling, Polda Sulbar menanamkan satu pesan penting bagi generasi muda Polri yaitu “Jangan judi online, jangan terjebak Pinjol dan jangan hidup demi gengsi. Jadilah dirimu sendiri dan banggalah hidup dari hasil yang halal.”

Polisi Bersama Masyarakat – Dimulai dari Pribadi yang Berintegritas, untuk Pengabdian yang Lebih Baik.

Gilang Sulbar
Author: Gilang Sulbar