PONTIANAK,Discoverynews.id ~ Pelayaran KM Karsa Setia yang sedang menempuh rute dari Serasan menuju Sunda Kelapa mendadak berubah ganjil ketika seorang anak buah kapal (ABK) bernama Sunarko ditemukan sudah tak bernyawa di dalam ruang dapur kapal.
Peristiwa tragis ini bermula pada Minggu pagi, 18 Oktober 2026, sekitar pukul 06.20 WIB, di mana suasana kapal yang semula tenang gempar saat tubuh Sunarko ditemukan tergeletak kaku di lantai dapur.
Awak kapal yang panik langsung berusaha memeriksa kondisi rekannya tersebut, namun sayang Sunarko sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan atau pergerakan sama sekali.
Kepanikan di atas kapal berlanjut dengan laporan darurat yang segera dikirimkan ke pihak berwenang guna meminta bantuan evakuasi medis di tengah lautan.
Menanggapi laporan tersebut, Tim SAR gabungan segera bergerak cepat menerjunkan personel dan armada menuju titik koordinat perairan bouy luar Muara Jungkat,
Kalimantan Barat. Proses evakuasi di tengah perairan ini membutuhkan koordinasi ekstra ketat antara tim penyelamat dan awak kapal agar tubuh korban dapat dipindahkan dengan aman di tengah kondisi gelombang laut.
Setelah melalui proses penanganan yang presisi dan memakan waktu hingga sore hari, tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi jasad korban dari KM Karsa Setia sekitar pukul 17.20 WIB.
Korban kemudian langsung dibawa menepi menuju pelabuhan dan diserahterimakan secara resmi kepada pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Pontianak.
Pihak KSOP bersama tim SAR selanjutnya menyerahkan jenazah Sunarko kepada agen kapal untuk proses pengurusan lebih lanjut dan penanganan pihak keluarga.
Kepala Operasi SAR mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian aksi penyelamatan dan evakuasi medis darurat ini dinyatakan resmi selesai begitu jasad korban tiba di darat dan diserahkan kepada pihak agen kapal.
Seluruh unsur gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut ditarik kembali ke kesatuan masing-masing setelah memastikan tidak ada lagi ancaman keselamatan di atas kapal maupun kebutuhan tindakan SAR lanjutan di lokasi perairan Muara Jungkat.
Meskipun proses evakuasi telah tuntas dilaksanakan, tabir penyebab pasti kematian Sunarko di atas kapal kapal tersebut masih menjadi teka-teki.
Hingga berita ini diturunkan, keterangan resmi dari otoritas terkait maupun kepolisian setempat belum membeberkan secara spesifik pemicu atau indikasi medis di balik meninggalnya ABK tersebut secara mendadak di area dapur kapal. ( R )










