oleh

Diduga Mabuk dan Kalah Duel, Oknum Polisi di Melawi Tega Bacok Warga Menggunakan Parang

KALBAR MELAWI,Discoverynews.id ~Kasus dugaan penganiayaan berat yang melibatkan oknum anggota Polres Melawi berinisial A mendadak menggemparkan warga Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Insiden berdarah tersebut terjadi pada Minggu dini hari, 18 Oktober 2026, di Kafe LA NEIRA. Korban pembacokan diketahui bernama Dd (32), seorang warga Dayak Uut Danum yang menderita luka parah di bagian kepala serta dagu akibat sabetan senjata tajam.  

Peristiwa berdarah ini disinyalir dipicu oleh perkelahian fisik antara korban dan terduga pelaku di lokasi kejadian. Menurut keterangan pelapor, terduga pelaku berinisial A diduga mengonsumsi minuman keras hingga terlibat adu jotos tangan kosong dengan korban. Perkelahian tersebut sempat menarik perhatian warga di sekitar tempat kejadian perkara.  

Setelah kalah dalam duel perkelahian tangan kosong tersebut, oknum polisi itu tidak terima dan memilih pulang ke rumah untuk mengambil sebilah parang. Terduga pelaku kemudian kembali mendatangi lokasi kafe dan nekat menyerang korban menggunakan senjata tajam tersebut secara mendadak. Korban tidak sempat menghindar saat serangan terjadi.  

Sabetan parang pelaku membuat korban bersimbah darah hingga harus dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis sebanyak 14 jahitan. “Peristiwa perkelahian dan pembacokan tersebut memang benar terjadi di lokasi,” kata Dd saat memberikan konfirmasi terkait insiden tersebut. Meskipun menderita luka cukup parah, korban mengaku hingga saat ini belum membuat laporan polisi secara resmi terkait insiden penganiayaan yang dialaminya.  

Dugaan keterlibatan oknum aparat dalam tindak pidana kekerasan ini memicu sorotan tajam publik terkait kesetaraan penegakan hukum. Masyarakat luas mulai mempertanyakan ketegasan dan komitmen pihak kepolisian dalam menindak oknum anggota yang terlibat aksi kriminal secara transparan. Kasus ini pun mendadak menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat local.  

Baca Juga  Mamasa Diperketat! Polisi Pantau Balap Liar, Laka hingga Ancaman Longsor

Menanggapi kejadian tersebut, pihak Polres Melawi memberikan konfirmasi mengenai penanganan kasus yang melibatkan anggotanya. “Sudah ditangani Propam Polres Melawi,” kata pihak Polres Melawi saat memberikan konfirmasi kepada tim Redaksi mengenai penanganan kasus tersebut. Publik kini berharap proses penanganan perkara ini dapat berjalan secara adil tanpa adanya perlakuan khusus terhadap terduga pelaku. (R)