oleh

Prosesi Potong Tumpeng Jadi Simbol Dibukanya Teaching Factory Auto Body Repair di SMKN 1 Tanjunganom

Nganjuk, Discoverynews.id . Komitmen untuk mencetak lulusan vokasi yang siap kerja dan berdaya saing global kembali ditunjukkan SMK Negeri 1 Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Sekolah kejuruan tersebut menggelar tasyakuran Soft Opening Teaching Factory (TEFA) Auto Body Repair pada Rabu (14/10/2026).

Program Teaching Factory ini menjadi bukti nyata implementasi kurikulum SMK Pusat Keunggulan sekaligus wujud sinergi strategis antara dunia pendidikan vokasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Acara yang berlangsung khidmat, sederhana namun penuh kebersamaan itu dihadiri langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Nganjuk, M. Ardiyanto, S.Pd., M.M. Turut hadir Kepala SMKN 1 Tanjunganom Atik Qura’atul Aini, S.Pd., Humas sekolah Syaiful Anam, S.Pd., M.M., perwakilan Komite Sekolah, jajaran dewan guru, tenaga kependidikan, serta mitra industri utama, CV Ester – Better Solution for Your Vehicle.

Rangkaian tasyakuran diawali dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh bapak Kacabdin M.Ardiyanto untuk memohon kelancaran, keberkahan, dan kesuksesan operasional TEFA ke depan. Puncak acara ditandai dengan prosesi potong tumpeng yang dilakukan langsung oleh Kacabdin M. Ardiyanto, S.Pd., M.M., sebagai simbol resmi dibukanya layanan TEFA Auto Body Repair.

Momen potong tumpeng berlangsung penuh makna. Potongan tumpeng pertama dari Kacabdin diserahkan kepada Kepala SMKN 1 Tanjunganom sebagai bentuk dukungan dan restu atas inovasi yang telah dilakukan sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Tanjunganom, Atik Qura’atul Aini, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya. Menurutnya, kehadiran TEFA ini bukan sekadar fasilitas praktik baru, melainkan lompatan besar bagi masa depan siswa.

“Alhamdulillah, ini adalah langkah besar bagi kami. Dengan adanya Teaching Factory Auto Body Repair yang bekerjasama dengan CV Ester ini, kami tidak hanya mengajarkan teori, tapi siswa langsung bekerja dengan standar industri yang sesungguhnya. Harapannya, kami dapat membangun kualitas lulusan yang benar-benar siap kerja, unggul, profesional, dan berdaya saing di industri otomotif,” ujarnya.

Baca Juga  HUT ke-81 RI, Bupati Garut Ungkap Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Daerah

Apresiasi tinggi juga datang dari Kacabdin Pendidikan Wilayah Nganjuk, M. Ardiyanto, S.Pd., M.M. Ia menyebut langkah SMKN 1 Tanjunganom sebagai gebrakan luar biasa yang patut menjadi contoh bagi SMK lain di Nganjuk.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini gebrakan yang luar biasa. TEFA adalah implementasi ideal dari kurikulum SMK Pusat Keunggulan, di mana siswa belajar dalam suasana industri yang nyata. Saya berharap sekolah-sekolah SMK yang lain di wilayah Nganjuk juga punya gebrakan berbeda dan inovasi seperti ini, sehingga konsep link and match dengan industri benar-benar terwujud,” tegas Ardiyanto.

Dengan diresmikannya TEFA ini, SMKN 1 Tanjunganom kini resmi membuka layanan perbaikan bodi kendaraan untuk umum. Mulai dari perbaikan bodi penyok, pengecatan ulang, hingga restorasi kendaraan, semua dikerjakan langsung oleh siswa jurusan Teknik Bodi Otomotif dengan pendampingan intensif dari guru produktif dan pengawasan standar kualitas dari tim profesional CV Ester.

Kehadiran fasilitas dengan oven cat modern berstandar industri (Teggie Pro) ini sekaligus menjadi komitmen sekolah dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang unggul, profesional dan berdaya saing, selaras dengan tagline besar mereka: Bersama Mewujudkan Pendidikan Vokasi yang Unggul, Profesional dan Berdaya Saing.

Gun / Redaksi Jatim
Discoverynews.idNganjuk, Discoverynews.id . Komitmen untuk mencetak lulusan vokasi yang siap kerja dan berdaya saing global kembali ditunjukkan SMK Negeri 1 Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Sekolah kejuruan tersebut menggelar tasyakuran Soft Opening Teaching Factory (TEFA) Auto Body Repair pada Rabu (14/10/2026). Program Teaching Factory ini menjadi bukti nyata implementasi kurikulum SMK Pusat Keunggulan sekaligus wujud sinergi strategis antara dunia pendidikan vokasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Acara yang berlangsung khidmat, sederhana namun penuh kebersamaan itu dihadiri langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Nganjuk, M. Ardiyanto, S.Pd., M.M. Turut hadir Kepala SMKN 1 Tanjunganom Atik Qura'atul Aini, S.Pd., Humas sekolah Syaiful Anam, S.Pd., M.M., perwakilan Komite Sekolah, jajaran dewan guru, tenaga kependidikan, serta mitra industri utama, CV Ester - Better Solution for Your Vehicle. Rangkaian tasyakuran diawali dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh bapak Kacabdin M.Ardiyanto untuk memohon kelancaran, keberkahan, dan kesuksesan operasional TEFA ke depan. Puncak acara ditandai dengan prosesi potong tumpeng yang dilakukan langsung oleh Kacabdin M. Ardiyanto, S.Pd., M.M., sebagai simbol resmi dibukanya layanan TEFA Auto Body Repair. Momen potong tumpeng berlangsung penuh makna. Potongan tumpeng pertama dari Kacabdin diserahkan kepada Kepala SMKN 1 Tanjunganom sebagai bentuk dukungan dan restu atas inovasi yang telah dilakukan sekolah. Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Tanjunganom, Atik Qura'atul Aini, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya. Menurutnya, kehadiran TEFA ini bukan sekadar fasilitas praktik baru, melainkan lompatan besar bagi masa depan siswa. "Alhamdulillah, ini adalah langkah besar bagi kami. Dengan adanya Teaching Factory Auto Body Repair yang bekerjasama dengan CV Ester ini, kami tidak hanya mengajarkan teori, tapi siswa langsung bekerja dengan standar industri yang sesungguhnya. Harapannya, kami dapat membangun kualitas lulusan yang benar-benar siap kerja, unggul, profesional, dan berdaya saing di industri otomotif," ujarnya. Apresiasi tinggi juga datang dari Kacabdin Pendidikan Wilayah Nganjuk, M. Ardiyanto, S.Pd., M.M. Ia menyebut langkah SMKN 1 Tanjunganom sebagai gebrakan luar biasa yang patut menjadi contoh bagi SMK lain di Nganjuk. "Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini gebrakan yang luar biasa. TEFA adalah implementasi ideal dari kurikulum SMK Pusat Keunggulan, di mana siswa belajar dalam suasana industri yang nyata. Saya berharap sekolah-sekolah SMK yang lain di wilayah Nganjuk juga punya gebrakan berbeda dan inovasi seperti ini, sehingga konsep link and match dengan industri benar-benar terwujud," tegas Ardiyanto. Dengan diresmikannya TEFA ini, SMKN 1 Tanjunganom kini resmi membuka layanan perbaikan bodi kendaraan untuk umum. Mulai dari perbaikan bodi penyok, pengecatan ulang, hingga restorasi kendaraan, semua dikerjakan langsung oleh siswa jurusan Teknik Bodi Otomotif dengan pendampingan intensif dari guru produktif dan pengawasan standar kualitas dari tim profesional CV Ester. Kehadiran fasilitas dengan oven cat modern berstandar industri (Teggie Pro) ini sekaligus menjadi komitmen sekolah dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang unggul, profesional dan berdaya saing, selaras dengan tagline besar mereka: Bersama Mewujudkan Pendidikan Vokasi yang Unggul, Profesional dan Berdaya Saing. Gun / Redaksi Jatim Discoverynews.id

Guntur
Author: Guntur