oleh

Usut Skandal KUR Bank Kalbar, Polda Kalbar Bidik Oknum GER atas Dugaan Pencatutan Data Mahasiswa

PONTIANAK,Discoverynews.id ~ Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat mendalami dugaan praktik kecurangan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terjadi di sejumlah kantor cabang Bank Kalbar.

Pengusutan perkara ini mengemuka ke publik di Pontianak, Kalimantan Barat, bertepatan dengan konferensi pers resmi yang digelar jajaran kepolisian daerah setempat pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Langkah tegas aparat kepolisian ini ditandai dengan rencana pemanggilan seorang oknum berinisial GER untuk dimintai keterangan intensif terkait keterlibatannya dalam pusaran kasus tersebut.  

Fokus utama penyelidikan penyidik Ditreskrimsus Polda Kalbar mengarah pada dugaan skema pencatutan data pribadi milik sejumlah mahasiswa demi meloloskan pengajuan pinjaman.

Melalui manipulasi data tersebut, dana kredit yang dicairkan disinyalir tidak sampai ke tangan penerima yang berhak, melainkan dibagi-bagikan dengan total nilai fantatis yang diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

Modus penyalahgunaan program subsidi pemerintah ini menjadi perhatian serius aparat karena merugikan keuangan negara sekaligus mencoreng integritas penyaluran perbankan.  

Rangkaian kronologi pengungkapan perkara ini berawal dari ditemukannya indikasi ketidaksesuaian prosedur administratif serta adanya kejanggalan dalam penyaluran dana pinjaman ke rekening mahasiswa.

Menindaklanjuti temuan lapangan tersebut, penyidik Polda Kalbar langsung bergerak melakukan penelusuran mendalam terhadap keabsahan dokumen pengajuan, mekanisme pencairan di internal bank, hingga melacak jejak aliran dana.

Upaya pembuktian ini dilakukan secara cermat guna menguraikan peran masing-masing pihak yang terlibat.  

Meskipun indikasi pelanggaran menguat, jajaran kepolisian menegaskan bahwa seluruh rangkaian pemeriksaan yang tengah berjalan saat ini masih dalam tahap penyelidikan awal dan belum menjadi kesimpulan hukum final.

Keterangan resmi terkait perkembangan perkara tersebut disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Kalbar bersama Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kalbar dalam jumpa pers di markas polda.

Baca Juga  Peringati Hari Kewirausahaan Nasional 2026, Dr. Yusman Dawolo Dorong UMKM Naik Kelas

Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan perkara ini secara profesional dan akuntabel sesuai fakta hukum yang ditemukan.  

Kasus dugaan penyelewengan dana KUR ini pun memicu perhatian luas dari masyarakat yang mendesak penanganan perkara dilakukan secara transparan dan tuntas.

Publik kini menantikan kepastian hukum serta ketegasan aparat dalam mengungkap siapa saja aktor intelektual yang harus bertanggung jawab atas dugaan pencatutan data dan kerugian finansial tersebut.

Transparan dan kepastian penegakan hukum diharapkan mampu memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan usaha rakyat di daerah. (R)