oleh

Gagal Nanjak di Penyeberangan Sungai Ayak, Gran Max Bawa Sapi Terperosok ke Air

KABAR SEKADAU,Discoverynews.id ~ Nasib apes menimpa sebuah mobil Daihatsu Gran Max yang mengalami kecelakaan fatal di penyeberangan kawasan Kecamatan Sungai Ayak, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Peristiwa mengejutkan ini terjadi pada siang hari Sabtu 24/10/2016, ketika situasi di sekitar dermaga dan bantaran sungai mendadak riuh oleh teriakan warga yang menyaksikan kendaraan tersebut mendadak meluncur tanpa kendali ke arah sungai.

Mobil bermuatan berat itu langsung tercebur dan tenggelam separuh badan di perairan sungai yang keruh, memicu kepanikan warga di permukiman sekitar.  

Berdasarkan keterangan warga setempat yang menyaksikan kejadian dari tepi sungai, mobil bak terbuka tersebut sedianya hendak menyeberang atau melintas di area pinggiran sungai.

Diduga karena beban muatan yang sangat berat serta kondisi jalan atau tanjakan yang curam dan licin, pengemudi kehilangan kendali hingga kendaraan justru meluncur mundur menuju perairan sungai.

Upaya warga untuk memberikan pertolongan dan menarik kendaraan menggunakan tali tambang seadanya langsung dilakukan dengan sigap di lokasi.  

Kejadian bermula ketika armada pikap tersebut mengangkut rombongan sapi di bagian bak belakangnya.

Namun takdir berkata lain, pegangan rem tidak mampu menahan bobot muatan hingga akhirnya mobil “terjun bebas” menghantam air sungai.

Suasana menjadi semakin dramatis saat beberapa orang saksi dan warga nekat menceburkan diri ke dalam air yang cukup dalam demi menyelamatkan sisa Muatan dan membantu menahannya agar tidak terseret arus deras.  

Sayangnya, dari penuturan para saksi dan warga yang berada di lokasi penyeberangan, kecelakaan tragis ini mengakibatkan sebanyak enam ekor sapi mati tenggelam akibat terjebak dan tidak sempat diselamatkan saat kendaraan terperosok ke dalam air.

Baca Juga  Bang YD Kembali Salurkan Modal Usaha Rp10 Juta, Dorong Lahirnya Pengusaha Muda di Gunungsitoli

Tubuh hewan-hewan ternak tersebut kemudian berhasil dievakuasi satu per satu ke tepi sungai yang berlumpur oleh puluhan warga yang bergotong royong di bantaran sungai.  

Peristiwa tidak biasa ini pun langsung menyedot perhatian puluhan warga lokal yang memadati tepi sungai untuk melihat secara dekat proses evakuasi.

Menurut keterangan narasumber dari kepolisian setempat dan saksi warga di lokasi kejadian, hingga saat ini kronologi terperinci serta penyebab pasti lepas kendalinya kendaraan tersebut masih dalam penanganan dan proses penyelidikan lebih lanjut. (R)