oleh

Sekwan lepas tangan Kabag Umum kabur kunci pintu soal rumah dinas ketua DPRD

Nias Barat,DiscoveryNews.id. – Polemik anggaran pemeliharaan rumah dinas Ketua DPRD Nias Barat makin memanas. Setelah Sekretaris Dewan lepas tangan, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Nias Barat justru kabur dan mengunci pintu saat hendak dikonfirmasi wartawan.

Peristiwa terjadi pada 3 Oktober 2026 di Kompleks Kantor Bupati Nias Barat, Lahomi. Kepala Bagian Umum Setiabudi Waruwu, http://S.Sos yang ruangannya didatangi tim media http://discoveryNews.id langsung mengunci pintu dari dalam begitu melihat wartawan datang.

Aksi kabur tersebut bermula dari pengakuan Sekretaris Dewan DPRD Nias Barat, Amonio Zai. Kepada wartawan, Amonio Zai menegaskan pemeliharaan rumah dinas Ketua DPRD bukan di DPA Sekretariat DPRD.

Saya sudah tanya sama staf saya, pemeliharaan rumah dinas Ketua bukan di DPA Sekretariat DPRD, ungkap Amonio Zai.

Jawaban Sekwan itu membuat tim media http://discoveryNews.id langsung bergerak mendatangi Ruangan Kepala Bagian Umum sebagai pihak yang bertanggung jawab atas administrasi dan pemeliharaan aset Pemkab Nias Barat.

Namun bukan penjelasan yang didapat, melainkan pintu terkunci dari dalam.

Padahal persoalan ini menyangkut uang rakyat. Anggaran pemeliharaan rumah dinas Ketua DPRD disebut telah diluncurkan, sementara kondisi rumah dinas tersebut kosong tanpa penghuni. Publik pun mempertanyakan untuk apa anggaran itu dicairkan jika rumahnya tidak dihuni.

Hingga berita ini diterbitkan, Kabag Umum Setiabudi Waruwu belum memberikan keterangan resmi terkait berapa besaran anggaran, di DPA bagian mana dicatatkan, dan apa saja peruntukan dana pemeliharaan rumah dinas yang kosong tersebut.

Sikap Kabag Umum yang memilih kunci pintu dari pada memberikan klarifikasi dinilai sebagai bentuk alergi transparansi dan mencederai Undang Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Baca Juga  Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Pimpinan Ditahan Kejagung, Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG Memasuki Babak Baru

Masyarakat Nias Barat mendesak Bupati Eliyunus Waruwu dan Inspektorat turun tangan mengaudit DPA pemeliharaan rumah dinas dan mengevaluasi pejabat yang tidak berani berhadapan dengan wartawan.

Red

Haris
Author: Haris